news

8 Fakta Insiden Pendaki Swiss Jatuh di Gunung Rinjani, Alasan Tim SAR Evakuasi Pakai Helikopter hingga Kondisi Terkini Korban

Kamis, 17 Juli 2025 | 07:30 WIB
Proses evakuasi Pendaki Swiss yang jatuh di Gunung Rinjani (Instagram @sar_nasional)

“Korban mengalami pendarahan dan diduga mengalami patah tulang di beberapa bagian tubuh,” begitu yang tertulis dalam keterangan resmi BTN Gunung Rinjani.

Baca Juga: Sederet Fakta Mengejutkan Terkait Kasus WNA Brasil yang Terjatuh di Gunung Rinjani, Juliana Marins Baru Pertama Kali Mendaki Gunung?

6. Evakuasi Udara

Pendaki yang memeriksa korban pun meminta agar korban dievakuasi lewat jalur udara (dengan helikopter).

Salah satu alasannya yakni kondisi patah tulang yang dialami korban.

“Karena dikhawatirkan terjadi pendarahan apabila evakuasi manual,”.

7. Proses Evakuasi Pakai Helikopter

Setelah melakukan koordinasi dan analisis lokasi pendaratan, evakuasi udara dinyatakan bisa dilakukan.
Bali Air (pihak helikopter) pun segera mengirimkan helikopter untuk mengevakuasi korban.

Helikopter yang berangkat pukul 16.00 WITA ini tiba 44 menit kemudian, barulah pada pukul 17.00 WITA korban diterbangkan menuju salah satu rumah sakit di Bali rujukan pihak korban.

8. Kondisi Terkini Korban

Berdasarkan pemeriksaan awal oleh dokter dari pihak rumah sakit, korban mengalami sejumlah luka benturan dan patah tulang di beberapa bagian.

Paha kaki kiri dan tulang lengan kanan korban patah, serta terdapat pendarahan di area mata.

Korban juga dilaporkan mengalami lebam-lebam di beberapa bagian tubuh yang disebabkan benturan.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini! 

Halaman:

Tags

Terkini