Pendaki diyakini naik ke Rinjani ditemani pemandu bernama Reno dan porter.
2. Laporan Berasal dari Guide dan Porter
Dikutip SketsaNusantara.id dari postingan Instagram @btn_gn_rinjani tanggal 16 Juli 2025, insiden ini pertama kali dilaporkan oleh pemandu korban, Reno dan porter.
Laporan tersebut disampaikan ke BTN Gunung Rinjani, selanjutnya, Keoala BTNGR, Yarman menyampaikan informasi tersebut ke Kantor SAR Mataram.
3. Persiapan hingga Perlengkapan Evakuasi
Dikutip dari Instagram @sar_nasional, Kantor SAR Mataram langsung mengirim tim rescue dari Pos SAR Kayangan ke lokasi terjatuhnya korban.
Selain itu, personel tambahan dari Kantor SAR Mataram juga dikirim lengkap dengan perlengkapannya.
Beberapa perlengkapan yang dibawah yakni alat komunikasi, mountaineering, peralatan medis dan evakuasi hingga kendaraan operasional.
4. Lokasi Kejadian
Berdasarkan laporan dari pemandu dan porter, korban terjatuh tak jauh dari Jembatan Besi yang berada di jalur Pelawangan Sembalun.
5. Kondisi Korban
Reni kembali melapor ke BTN Gunung Rinjani terkait kondisi korban sekitar pukul 11.59 WITA.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh pendaki lain yang berprofesi dokter, korban diyakini mengalami sejumlah luka dan patah tulang.