news

8 Fakta Insiden Pendaki Swiss Jatuh di Gunung Rinjani, Alasan Tim SAR Evakuasi Pakai Helikopter hingga Kondisi Terkini Korban

Kamis, 17 Juli 2025 | 07:30 WIB
Proses evakuasi Pendaki Swiss yang jatuh di Gunung Rinjani (Instagram @sar_nasional)

 

SketsaNusantara.id - Kecelakaan pendakian yang kembali terjadi di Gunung Rinjani kembali menyita perhatian publik.

Belum lama usai kasus Pendaki Brasil Juliana Marins, kini pendaki asal Swiss dilaporkan terjatuh di jalur Pelawangan, 25 menit sebelum Jembatan Besi menuju Danau Segara Anak.

Kabar jatuhnya pendaki Swiss berinisial BE (46) ini dibenarkan oleh pihak Balai Taman Nasional Gunung Rinjani dan Kantor SAR Mataram.

“Seorang Pendaki berkebangsaan Swiss, Benedikt Emmenegger dilaporkan mengalami kecelakaan saat mendaki Gunung Rinjani Rabu, 16 Juli 2025,” tulis akun Instagram Kantor SAR Mataran dan Badan SAR Nasional.

Baca Juga: Kronologi Pendaki Swiss Jatuh di Rinjani, Ternyata Ini Alasan Tim SAR dan BTN Gunung Rinjani Pilih Evakuasi Jalur Udara

Dalam proses evakuasi, terungkap sejumlah fakta menarik dari misi penyelamatan tersebut.

Salah satunya penggunaan helikopter untuk mengevakuasi korban.

Dalam pernyataan resmin Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, terungkap alasan korban dievakuasi melalui jalur udara.

Dan berikut ini 5 fakta insiden jatuhnya pendaki asal Swiss lengkap dengan proses evakuasi dan kondisi terkini korban yang dilansir tim redaksi dari Instagram @btn_gn_rinjani dan @kantorsar_mataram.

Baca Juga: Usai Juliana Marins, Turis Asal Swiss Dilaporkan Terjatuh saat Turun Mendaki Gunung Rinjani, Korban Masih Bisa Diselamatkan? Begini Kondisinya

1. Detail Pendakian

BE memulai pendakiannya pada Selasa, 15 Juli 2025 dengan mengambil jalur Sembalun.

Korban merupakan pendaki legal yang teregistrasi lewat aplikasi eRinjani dengan kode pemesanan ER6DXB5STLQDS.

Halaman:

Tags

Terkini