Namun insiden tersebut baru dilaporkan pada Senin sore pukul 17.40 WIB oleh Kepala Dusun Mapinang Utara.
Usai menerima laporan tersebut, tim Pencarian dan Pertolongan Mentawai segera bergerak menuju lokasi kejadian.
Kapal tersebut diyakini terbalik di perairan Selat Siporo, sekitar 32,7 mil dari Dermaga Tuapejat.
Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai PD TW 0714 1756 G berangkat menggunakan RIB 02 Mentawai.
Sementara itu, dalam operasi SAR yang dilakukan Tim Gabungan, pencarian dilakukan menggunakan 2 unit kapal.
Dalam video yang diunggah akun tersebut, pada saat pencarian, cuaca cukup buruk, ombak tinggi disertai hujan.
Pencarian pun sempat dihentikan hingga akhirnya kembali dilanjutkan pada Selasa, 15 Juli 2025.
Pada hari kedua pencarian, 4-5 longboat akan dikerahkan untuk menemukan 11 orang yang masih hilang tersebut.
Hal ini disampaikan Bupati Kepulauan Mentawai pada Selasa pagi, 15 Juli 2025.
“Dalam persiapan memberangkatkan beberapa longboat atau speedboat yang akan membantu penyisiran di lokasi kejadian, kemungkinan besar kita akan kirim 4-5 boat yang akan berangkat bersamaan nanti untuk memaksimalkan pencarian,” tutur RInto sebagaimana dikutip dari akun Instagram @bpbdmentawai.
Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi lebih lanjut mengenai perkembangan pencarian di hari kedua.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!