Minggu, 19 Juli 2026

Pakar Mikro Ekspresi Yakin Diplomat Arya Daru Pangayunan Tak Bundir Berdasarkan Beberapa Analisa Ini

Photo Author
Endang Hartatik, Sketsa Nusantara
- Selasa, 15 Juli 2025 | 07:30 WIB
Kematian Arya Daru menurut pakar Mikro Ekspresi Kirdi Putra  (Instagram @maskirdiputra)
Kematian Arya Daru menurut pakar Mikro Ekspresi Kirdi Putra (Instagram @maskirdiputra)

SketsaNusantara.id – Kasus kematian Kemenlu Arya Daru Pangayunan dengan wajah terlakban hingga saat ini masih dalam pendalamam kepolisian dengan mengedepankan scientific crime Investigation.

Di tengah masyarakat spekulasi-spekulasi penyebab kematian Arya Daru terus bermunculan dengan banyak teori, salah satunya adalah penyebab kematiannya karena bunuh diri.

Namun rupanya pakar mikro ekspresi, Kirdi Putra, menyanggah dugaan bahwa kematian diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Arya Daru, disebabkan oleh bunuh diri.

Baca Juga: Usai Diplomat Kemlu, Geger Lagi Penemuan Mayat Pria di Kali Ciliwung Diduga Pegawai Kemendagri, Kondisi Jasad Mengenaskan Ditemukan Tanpa Kepala?

Hal itu didasarkan pada beberapa hal termasuk gerak gerik terakhir Arya Daru pada malam terakhir ia masih hidup dan terekam cctv mondar mandir didepan kostnya.

"Ketika rekaman cctv menunjukkan bahwa Arya ini berjalan, buang sampah sebetulnya ada 2 point yang bisa kita ambil disini," ujar Kirdi Putra dilansi SketsaNusantara.id dari kanal YouTube tvOneNews.

"Lihat saja apa ada pola-pola seperti ini di waktu-waktu sebelumnya karena manusia berjalan dengan pola," imbuhnya.

Baca Juga: Diplomat Kemlu Arya Daru Bundir Atau Dibunuh? Ini Analisa Sosiolog Kriminalitas Universitas Gajah Mada

Menurut Kirdi sebagai pakar mikro eskpresi, ia melihat bahwa seseorang yang sedang alami depresi hingga ingin bunuh diri maka ia tak akan peduli dengan keadaan sekitarnya.

Itu berdasarkan pola jika pada malam itu Arya Daru memang benar-benar menenteng kresek hitam yang berisi sampah untuk dibuang serta fakta bahwa Arya Daru juga malam itu memesan makanan.

Menurut Kirdi lagi, tidak lazim bagi seseorang yang melakukan bunuh diri untuk melakban dirinya sendiri, sebagaimana temuan dalam kasus Arya Daru.

Baca Juga: Justice For Daru, Ikatan Alumni SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Kematian Diplomat Kemlu

"Dari sudut pandang mikro ekspresi dan analisis perilaku, tindakan melakban diri itu sangat tidak biasa untuk kasus bunuh diri," ujar Kirdi.

Menurutnya, biasanya, orang yang ingin mengakhiri hidupnya akan mencari cara yang paling cepat dan efektif, bukan dengan menyulitkan dirinya sendiri seperti melakban diri yang pastinya prosesnya akan menyakitkan.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: YouTube tvOneNews

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X