Berdasarkan data-data hasil autopsi yang ditemukannya tersebut ia memperkirakan Juliana Marins meninggal dunia sekitar 20 menit setelah mengalami luka benturan keras tersebut.
Dr. Putu Alit menyatakan bahwa kondisi luka korban mendukung perkiraan waktu kematian tersebut, dan tidak ada bukti bahwa korban meninggal dalam jangka waktu lama setelah terjatuh.
Mengenai dugaan bahwa Juliana sempat masih hidup setelah terjatuh (ada video drone dan teriakan minta tolong), dr. Putu Alit enggan berkomentar dan hanya berpegang pada fakta-fakta hasil autopsi.
Autopsi ini dilakukan untuk mengetahui secara pasti penyebab dan waktu kematian Juliana, sesuai permintaan keluarga.
Setelah proses autopsi selesai, jenazah Juliana Marins selanjutnya akan diurus untuk dipulangkan ke negara asalnya, Brasil.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sinil