SketsaNusantara.id - Insiden yang dialami Juliana Marins, pendaki asal Brasil yang terjatuh di Gunung Rinjani menjadi sorotan dunia.
Sejumlah media internasional mulai menyoroti kasus yang membuat pencarian Tim SAR di media sosial X trending pada Rabu, 25 Juni 2025.
Banyak pihak yang mulai menyuarakan opininya terkait peristiwa nahas yang terjadi pada Sabtu, 21 Juni 2025 tersebut.
Dari banyaknya kabar yang beredar, terungkap sejumlah fakta terkait kejadian tersebut, salah satunya mengenai proses evakuasi.
Tim SAR (Search and Rescue) dari Basarnas membutuhkan banyak waktu dalam proses evakuasi Juliana Marins.
Salah satu penyebabnya yakni kondisi cuara di Gunung Rinjani yang tidak menentu hingga menyulitkan proses evakuasi.
Untuk mempermudah proses evakuasi, pendakian Gunung Rinjani juga ditutup sementara hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Dan berikut ini 6 fakta insiden terjatuhnya pendaki Brasil di Gunung Rinjani yang dirangkum tim redaksi dari berbagai sumber.
1. Kronologi Awal
Juliana Marins dilaporkan jatuh di Gunung Segara Anak pada Sabtu, 21 Juni 2025.
Dikutip SketsaNusantara.id dari laman resmi Taman Nasional Gunung Rinjani, korban yang berusia 27 tahun dikabarkan dalam kondisi selamat dan berada di kedalaman 150-200 meter.