news

4 Alasan Evakuasi Juliana Marins Tidak Bisa Gunakan Helikopter, Pengamat Penerbangan Gerry Soetjatman: Heli Basarnas...

Rabu, 25 Juni 2025 | 10:30 WIB
Pakar Penerbangan ungkap alasan evakuasi Juliana Marins tidak bisa gunakan helikopter (X/@GerryS)

 

SketsaNusantara.id - Proses evakuasi pendaki asal Brasil, Juliana Marins yang jatuh di Gunung Rinjani ramai jadi sorotan khususnya bagi netizen Negeri Samba.

Banyak netizen Brasil yang bertanya-tanya mengapa proses evakuasi Juliana Marins tidak menggunakan helikopter.

Hal serupa juga menjadi pertanyaan bagi netizen Indonesia, seperti diungkap pengamat penerbangan Gerry Soejatman lewat akun X pribadinya @GerryS.

Baca Juga: Kronologi Evakuasi Juliana Marins, Pendaki Brasil yang Jatuh di Gunung Rinjani, Basarnas Sempat Tunda Proses Penyelamatan

“Ini lagi ramai kasus pendaki wanita asal Braris yang terjatuh di Gunung Rinjani. Banyak yang nanya ‘kenapa kok gak pake helicopter untuk rescue,” cuit Gerry.

Konsultan dan Pakar Penerbangan Umum hingg Keselamatan Udara ini mengungkapkan bahwa Basarnas memang memiliki helikopter penyelamatan, hanya saja ada beberapa hal yang membuat proses evakuasi Juliana Marins tidak bisa dilakukan dengan Rescue Helicopter.

Gerry memaparkan, ada 4 alasan mengapa evakuasi Juliana Marins tidak bisa menggunakan helikopter, bahkan di saat cuaca bagus sekalipun

Baca Juga: Kisah Tragis Pendaki Brasil Juliana Marins di Rinjani, Evakuasi Terkendala Medan dan Dapat Perhatian Dunia hingga Gubernur NTB Kerahkan 3 Helikopter

“Basarnas tidak akan bisa melakukan hoisting rescue korban, mau cuacanya bagus sekalipun,” tegasnya.

Menurut Gerry, lokasi jatuh Juliana Marins cukup tinggi, yakni di lereng dengan ketinggian 9.400 kaki.

Selanjutnya, faktor kedua yakni pengaruh dari cuaca dan kemampuan helikopter yang membuat proses evakuasi WNA asal Brasil ini tidak bisa dilakukan.

Baca Juga: Pendaki Asal Brasil Juliana Marins Terjatuh di Jurang Gunung Rinjani, Terjebak di Kedalaman 500 Meter Proses Evakuasi Terkendala Medan Ekstrem

“Helicopter yang dioperasikan Basarnas ada AW139 dan AS365,” tulis Gerry lagi.

Halaman:

Tags

Terkini