news

Duduk Perkara Konflik Lahan Taman Nasional Tesso Nilo, Kepala BTNTN Sampai Kena Ancaman Pembunuhan hingga Kendaraan Petugas Dibakar, Ada Apa?

Sabtu, 21 Juni 2025 | 11:30 WIB
Momen warga menolak relokasi dan melontarkan ancaman di tengah konflik lahan Taman Nasional Tesso Nilo. Kawasan hutan lindung dijadikan kebun sawit ilegal, hingga ganggu habitat satwa (Instagram/btn_tessonilo)

Namun, penolakan terus muncul karena warga sekitar yang tinggal di kawasan hutan merasa sudah membeli lahan yang jadi hak milik mereka.

Baca Juga: 4 Pulau Dikembalikan Pada Aceh, Gubernur Sumatera Utara dan Gubernur Aceh Sampaikan Sikap Atas Keputusan Presiden Prabowo Subianto

Gubernur Riau juga mendukung penertiban lahan di kawasan hutan lindung Taman Nasional Tesso Nilo yang kini diduduki oleh ribuan warga di Dusun Toro Jaya, Desa Lubuk Kembang Bunga, Kabupaten Pelalawan. Ia menyebut relokasi pasti akan dilakukan tanpa menimbulkan konflik sosial.

"TNTN ini akan kembali difungsikan sebagai kawasan hutan karena kita harus melindungi lingkungan. Namun, karena ada warga yang menempati di sana maka kita pertimbangkan sisi humanisme agar tidak ada konflik sosial," ucap Gubernur Riau, Abdul Wahid.

"Karena ada warga yang menetap di sana ternyata di hire oleh cukong-cukong (pemilik usaha) sawit yang mempekerjakan mereka. Nah, ini sedang kami rumuskan seperti apa relokasinya," pungkasnya.

Baca Juga: 17 Tahun Diabaikan, Suara Mamat Alkatiri soal Alam Papua Kini Terbukti di Tengah Ancaman Kerusakan Raja Ampat karena Tambang Nikel

Pemerintah mendukung upaya menertibkan kawasan hutan, membentuk Satgas PKH dengan Taman Nasional Tesso Nilo yang menjadi salah fokus utama.

"Saat ini, kurang lebih 70% kawasannya berubah menjadi kebun kelapa sawit ilegal. Padahal, TN Tesso Nilo adalah kawasan hutan hujan tropis dataran rendah yang memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem dan iklim," tulis akun Instagram resmi Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE).

"Keberadaan Satgas PKH, menjadi langkah besar agar kegiatan ilegal di kawasan hutan, khususnya di TN Tesso Nilo dapat ditertibkan dan dikembalikan fungsi sebagai kawasan hutan yang lestari, rumah bagi keanekaragaman hayati," pungkasnya.***

 

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Tags

Terkini