Perempuan yang dikenal sebagai tokoh Oneng ini juga mengatakan bahwa keputusan ini bukan hanya soal batas wilayah administratif suatu Provinsi.
"Keputusan ini pelajaran berharga bagi para pembuat kebijakan untuk sadar dan paham 'Negara Indonesia adalah negara hukum',"
Rieke juga berpesan agar semangat persaudaraan dan gotong-rotong tetap dijunjung tinggi, terutama di situasi bangsa saat ini yang menurutnya ngeri-ngeri sedap.
"Terutama gubernur dan rakyat Aceh di dalam dan luar negeri tetap dalam semangat persaudaraan, Indonesia harus bersama dalam semangat kekeluargaan,"
"dalam semangat gotong-royong, dalam menghadapi geopolitik, geostrategi, dan geoekonomi yang sekarang ini sedang ngeri-ngeri sedap," imbuhnya.
Namun Rieke juga mengatakan bhawa ini belum benar-benar kemenangan, karena perjuangan belum selesai.
Rieke mengingatkan agar rakyat tak lengah karena perjuangan tidak akan berhasil bila tidak diperjuangkan.
Baca Juga: Sengketa 4 Pulau di Perbatasan Aceh–Sumut Makin Panas, Prabowo akan Tentukan Kepemilikannya
"Tapi di luar itu semua, aku ingatkan perjuangan kita belum berhenti untuk tanah air tercinta,"
"Save Papua, Save Aceh, dan siap-siap sebentar lagi Save Mentawai, Save Sumatra Utara. Jangan lengah, perjuangan tidak akan bisa berhasil kalau tidak diperjuangkan bersama," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini