SketsaNusantara.id - Pemerintah Kabupaten Jember tengah mempersiapkan rotasi pejabat eselon II, III dan IV.
Hal ini telah disampaikan sebelumnya oleh Bupati Jember Muhammad Fawait, agar bisa memberikan kesempatan kepada sejumlah pejabat yang menunjukan kinerjanya.
Total jabatan yang saat ini dibutuhkan sebanyak 136 jabatan, berdasarkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) 8 jabatan eselon II, 30 jabatan eselon III dan 98 jabatan eselon IV yang kosong.
Sementara itu, ada 94 orang pejabat yang akan pensiun sehingga totalnya bisa mencapai 230 posisi yang kosong.
Melihat kondisi tersebut, Anggota Fraksi Gerindra Ardi Pujo Prabowo mengatakan rotasi atau pergeseran pejabat eselon ini merupakan langkah yang tepat diambil oleh bupati.
“Sebab, pejabat yang menjabat saat ini membutuhkan penyegaran dan harus sejalan dengan Kepala Daerah, terlebih banyak yang memasuki masa pensiun,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin 16 Juni 2025.
Ia mengungkapkan, keputusan melakukan rotasi pejabat ini adalah hak preogratif bupati dan tentu mendapatkan izin dari pemerintah pusat.
“Kami meyakini keputusan rotasi ini demi kebaikan Jember dan ini menjadi otoritas dari bupati,” imbuhnya.
Politisi Gerindra ini pun menilai, sosok yang akan menduduki jabatan tersebut harus yang mampu menerjemahkan dan mengimplementasikan kebijakan dari Kepala Daerah.
Baca Juga: Wisata Jember Dilirik Turis Asing, Komisi B DPRD Jember Dorong Pemkab Genjot Promosi
“Selaku partai pengusung, kami ingin posisi pejabat yang menduduki posisi jabatan tersebut nantinya bisa selaras dengan bupati. Terlebih dalam implememtasi kebijakan yang akan diambil bupati, serta melakukan berbagai pecepatan,” tegasnya.
“Pejabat yang diberikan kesempatan ini, harus mampu berakselerasi dengan cepat untuk mengeksekusi program prioritas. Apalagi bupatinya anak muda dan sosok bawahannya harus bisa berkerja dengan cepat pula,” tuturnya.