Pihak keluar korban meminta agar WD menanggung semua biaya berobat korban yang sebelumnya dibawa ke rumah sakit lantaran mendapatkan lebam dan pusing setelah ditendang.
“Keluarga korban minta agar biaya berobat dan cabut berkas ditanggung pelaku,” tutur kepala sekolah SMPN 1 Karangawen Demak.
Sebelum mempertemukan kedua belah pihak, pihak sekolah telah memanggil korban dan WD terlebih dahulu.
Keduanya dipanggil untuk mengonfirmasikan video insiden tindak kekerasan yang viral di media sosial itu.
Pihak sekolah pun segera berkoordinasi dengan dinas terkait atas kasus yang terjadi pada Selasa, 10 Juni 2025 ini.
Setelah itu, pihak sekolah dan dinas pendidikan Demak juga melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian.
Pasalnya, keluarga korban telah membuat laporan pada Selasa malam, 10 Juni 2025.
Kejadian yang bermula dari suara siulan saat ujian ini akhirnya selesai dengan cara kekeluargaan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!