news

Kaya Hayati, Tapi Terancam Tambang: Kenali Kekayaan Tumbuhan dan Satwa Langka Asli Raja Ampat

Sabtu, 7 Juni 2025 | 12:53 WIB
Ilustrasi, burung cendrawasih yang hidup di kepulauan Raja Ampat. (freepik/kuritafsheen77)

Salah satunya adalah cendrawasih botak atau Respublica diphyllodes. Burung ini memiliki pola yang sangat unik seperti lukisan. Pada bagian kepalanya terdapat pola berwarna biru, sementara pada punggungnya berwarna merah dan kuning. Cendrawasih botak dapat ditemukan di Waigeo dan Batanta.

Kedua adalah burung cendrawasih merah atau Paradisaea rubra. Burung ini sangat unik karena memiliki ekor yang bentuknya seperti rambut terurai.

Satwa Laut Raja Ampat

Selain fauna dan hewan darat, laut Raja Ampat yang begitu biru dan jernihnya juga jadi habitat bagi fauna-fauna air yang unik dan menarik.

Baca Juga: Pertambangan Nikel di Raja Ampat Bisa Picu Krisis Kesehatan dan Lingkungan Bila Terealisasi, Ini Fakta Mengejutkan di Lapangan

Ada hiu karpet wobbegong (Eucrossorhinus dasypogon) yang corak tubuhnya indah seperti karpet berpola. Kondisi tubuh ini membuatnya mampu berkamuflase dengan mudah di dasar air dan memangsa buruannya.

Ada juga udang mantis (Odontodactylus scyllarus) yang punya tinju perkasa hingga bisa memecahkan cangkang moluska. Eksistensi hewan satu ini menandakan kondisi terumbu karang di Raja Ampat yang masih sehat dan indah.

Masih banyak lagi aneka ragam hewan laut yang langka dan indah di perairan Raja Ampat seperti hiu berjalan, belut taman Papua, hingga kuda laut yang saking kecilnya sangat sulit ditemukan keberadaannya.

Betapa banyak dan bermacam-macamnya flora dan fauna yang menempati kepulauan Raja Ampat. Ekosistem ini bukan hanya milik manusia, tetapi juga rumah bagi segala makhluk hidup di dalamnya. Oleh sebab itu, kelestarian lingkungan Raja Ampat harus terus dijaga dan diperjuangkan. ***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini

Halaman:

Tags

Terkini