news

Kisah KWT Sri Mandiri, Klaster Usaha Binaan BRI, Pasarkan Ubi Jalar dari Kaki Gunung Ciremai hingga ke Mancanegara

Minggu, 11 Mei 2025 | 17:56 WIB
Para perempuan anggota KWT Sri Mandiri, Klaster Usaha Binaan BRI (Dok. BRI)

Titik balik nasib para anggota KWT Sri Mandiri pun terjadi saat mereka mulai menjalin kemitraan dengan ritel modern hingga akhirnya kini produk olahan ubi jalar miliknya dapat ditemukan di lebih dari 1.400 gerai minimarket di wilayah Cirebon hingga Brebes.

KWT Sri Mandiri kemudian mulai merambah pasar internasional seperti ke Malaysia hingga Korea.

Namun saat pandemi Covid-19 melanda, pemasaran lebih difokuskan pada wilayah Jabodetabek dan Cirebon.

Keberadaan KWT Sri Mandiri bukan hanya berdampak pada perekonomian setempat tapi juga membawa perubahan sosial.

Baca Juga: Gaya Hidup Sehat Picu Tren Gula Aren, UMKM Tangkal Kawung Raup Omzet hingga Rp25 Juta Lewat Dukungan BRI dan Target Ekspor Korea

Kini perempuan yang dulunya hanya mengurus rumah, bisa memiliki penghasilan sendiri.

“Kami bukan hanya mencari uang, tapi juga ilmu dan kebersamaan. Kami ingin menunjukkan bahwa perempuan punya kekuatan untuk bertahan dan berkembang,” ungkap Hayanah.

Sebagai klaster usaha, KWT Sri Mandiri mendapatkan pinjaman awal dari BRI melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada tahun 2010.

Setelah mendapatkan KUR, Hayanah mampu mengembangkan usahanya ke skala yang lebih besar.

Baca Juga: BRI Dukung IPPA Fest 2025: Buka Peluang Ekonomi untuk Warga Binaan lewat Karya Bernilai Jual dan Inklusi Finansial

KUR yang diberikan BRI digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi termasuk pembelian mesin dan pembangunan fasilitas.

Selain KUR, KWT Sri Mandiri juga mendapatkan bantuan dari BRI Peduli pada tahun 2022.

Bantuan tersebut berupa mesin pengolahan tepung dengan kapasitas 40 kilogram.

Bantuan tersebut meningkatkan produksi makanan olahan ubi jalar milik KWT Sri Mandiri.

Hayanah pun berterima. kasih dan berpesan kepada seluruh perempuan di Indonesia untuk berani melangkah ke dunia usaha.

Halaman:

Tags

Terkini