Saat uji klinis berjalan juga tak akan dibiarkan begitu saja namun akan dipantau oleh banyak pihak seperti badan kesehatan dunia WHO, rumah sakit, universitas, Kementrian Kesehatan dan lain-lain.
Pemantauan ini dilakukan untuk mengetahui standarisasi kelayakan uji klinis, apalagi uji klinis menurut Hasan Nasbi tidak hanya diikuti oleh Indonesia namun oleh beberapa negara.
"2030 ini kita terbebas dari TBC dan penyakit ini merupakan penyakit negara-negara yang kurang maju sementara kita mau menjadi negara yang maju," ungkapnya.
Ia mengungkapkan tujuan dari pemerintah berpartisipasi dalam uji klinis adalah supaya di masa depan Indonesia memperoleh prioritas untuk memproduksi vaksin sendiri dan Indonesia bisa segera meminimalisir TBC.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini