Saat uji klinis berjalan juga tak akan dibiarkan begitu saja namun akan dipantau oleh banyak pihak seperti badan kesehatan dunia WHO, rumah sakit, universitas, Kementrian Kesehatan dan lain-lain.
Pemantauan ini dilakukan untuk mengetahui standarisasi kelayakan uji klinis, apalagi uji klinis menurut Hasan Nasbi tidak hanya diikuti oleh Indonesia namun oleh beberapa negara.
"2030 ini kita terbebas dari TBC dan penyakit ini merupakan penyakit negara-negara yang kurang maju sementara kita mau menjadi negara yang maju," ungkapnya.
Ia mengungkapkan tujuan dari pemerintah berpartisipasi dalam uji klinis adalah supaya di masa depan Indonesia memperoleh prioritas untuk memproduksi vaksin sendiri dan Indonesia bisa segera meminimalisir TBC.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Hasan Nasbi Mundur Dari Jabatannya Sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan: Saya Tahu Diri dan Menepi...
Profil dan Kontroversi Hasan Nasbi, Pejabat yang Mundur Sebagai Kepala Komunikasi Kepresidenan
5 Fakta Hasan Nasbi, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Pertama, Tulis Skripsi tentang Tan Malaka hingga Keturunan Ulama?
Intip Kekayaan Hasan Nasbi, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan yang Digaji Rp5 Juta per Bulan, Punya Hutang Rp500 Juta?
Hasan Nasbi Mundur dari Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan RI, Ternyata Ini Alasannya
4 Fakta Kekayaan Hasan Nasbi, Kepala PCO yang Digaji Rp5 Juta, Punya Motor Honda Beat dan Hutang Ratusan Juta