Hal tersebut disampaikan Rayen Pono dalam kesempatan yang sama sebagaimana dikutip dari postingan Instagramnya pada 8 Mei 2025.
Rayen Pono mengusulkan agar partai yang dipimpin Prabowo Subianto ini bertindak tegas terhadap Ahmad Dhani.
Alasannya, karena pria bernama lengkap Ahmad Dhani Prasetyo ini merupakan salah satu figur besar dan ikon musik dengan pengaruh besar.
Penyanyi berdarah NTT ini juga menilai, sanksi tegas harus diberikan kepada Dhani karena ia merupakan salah satu wajah partai sekaligus vote getter, atau sosok pendulang suara dalam Pilpres dan Pileg 2024 kemarin.
“Beliau (Ahmad Dhani) harus diberikan sanksi yang cukup tegas,” ungkap Rayen Pono.
Ia pun menambahkan, apalagi di saat bersamaan, Ahmad Dhani juga dilaporkan ke MKD atas ucapan seksis-nya yang dilontarkan dalam rapat bersama Ketua PSSI Erick Thohir.
Rayen Pono pun dengan tegas meyakini jika Gerindra tak memberikan sanksi tegas terhadap Ahmad Dhani, nilai-nilai yang berkaitan dengan adab, sopan santun hingga etika ini sudah tidak lagi dihargai.
“Jadi kalau tidak diberikan sanksi, artinya semua institusi politik kita berarti sudah mulai kehilangan marwah, sudah mulai tergerus. Artinya, hati-hati yang berkaitan dengan edika, adat istiadat, sopan santun ini sudah dianggap remeh,” ungkapnya.
Sementara itu dari pantauan tim redaksi, belum ada tanggapan maupun pernyataan resmi dari Gerindta terkat hasil sidang etik Ahmad Dhani.***