news

Geger Wanita China Nekat Tahan Pintu Kereta Cepat Pakai Kaki Gegara Tunggu Keluarga Terlambat Datang, Ini Sanksi yang Diterima Pelaku

Selasa, 29 April 2025 | 11:21 WIB
Wanita di China ramai jadi sorotan karena nekat ganjal pintu kereta cepat dengan kaki gegara keluarganya terlambat datang (Instagram/publicnewsdotcom)

Wu dan putrinya menaiki kereta yang benar setelah melewati pemeriksaan tiket, namun tiga anggota keluarganya yang lain ternyata keliru menaiki kereta yang berbeda di peron yang berlawanan.

"Saat waktu keberangkatan semakin dekat dan ketiga rekannya belum naik, Wu akhirnya terpaksa menghalangi pintu untuk menunda kereta," kata petugas dikutip dari situs Global Times News dalam artikel berita yang diterbitkan pada hari Senin, 28 April 2025

Baca Juga: Dari Kereta Cepat hingga Teknologi Hijau, Indonesia Pamer Inovasi Kereta Api di ARCEOs’ Conference 2024

Kejadian ini ramai jadi sorotan publik termasuk warganet di Indonesia yang menyayangkan aksi nekat penumpang kereta.

Akibat perbuatannya, Wu mendapat sanksi berat bahkan kabarnya ditahan pihak berwajib usai membuat kegaduhan di Shenzen Railway Station. 

Dalam pernyataan resmi dari Shenzen Railway Station, polisi kereta api Shenzhen akhirnya menemukan Wu di Xiamen, Provinsi Fujian di Tiongkok Timur. Wanita berusia 43 tahun itu dipanggil kembali ke Shenzhen untuk penyelidikan lebih lanjut.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh otoritas keamanan publik perkeretaapian Shenzhen, Wu dinilai telah melakukan tindakan ilegal yang menghalangi operasi normal kendaraan transportasi.

Baca Juga: Apa itu Jalur Hijau Bea Cukai? Viral Video Turis Asing Bagikan Tips Lancar Masuk Indonesia tanpa Pemeriksaan Bandara dengan Selipkan Uang 500 Ribu

Kabarnya, Wu telah ditempatkan di bawah penahanan administratif oleh otoritas perkeretaapian. Pelaku sendiri menyesal dan mengakui kesalahannya karena terpaksa melakukan hal nekat yang bisa berbahaya untuk dirinya sendiri.

Mengutip dari situs Asian Legal Information Institute (Asian LII), mengganggu perjalanan kereta api di China dapat berakibat sanksi yang serius.

Pelaku bisa dikenakan hukuman penjara dan bahkan hukuman administratif hingga membayar denda. Sanksi yang dikenakan tergantung pada tingkat keparahan dan dampak dari gangguan tersebut. 

Melalui kejadian ini, pejabat perkeretaapian Shenzen juga mengingatkan agar tak meniru tindakan nekat dalam video viral karena tak hanya mengganggu operasi kereta api tetapi juga bisa membahayakan diri sendiri dan penumpang lainnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Tags

Terkini