Minggu, 19 Juli 2026

Dari Kereta Cepat hingga Teknologi Hijau, Indonesia Pamer Inovasi Kereta Api di ARCEOs’ Conference 2024

Photo Author
Zuhana Anibuddin Zuhro, Sketsa Nusantara
- Selasa, 3 September 2024 | 18:30 WIB
Indonesia jadi tuan rumah di ARCEOs’ Conference 2024 (Dok. PT KAI Indonesia)
Indonesia jadi tuan rumah di ARCEOs’ Conference 2024 (Dok. PT KAI Indonesia)

SketsaNusantara.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, menjadi tuan rumah ASEAN Railway CEOs’ Conference (ARCEOs’ Conference) ke-44 yang berlangsung di Bandung pada 2-5 September 2024.

Acara ini mengumpulkan delapan operator kereta api dari berbagai negara Asia Tenggara, termasuk Keretapi Tanah Melayu (Malaysia), Vietnam Railways (Vietnam), dan Philippine National Railways (Filipina).

Sebagai ketua panitia, Hadis Surya Palapa, Direktur Niaga KAI, menggarisbawahi pentingnya konferensi ini sebagai platform berbagi praktik terbaik dalam operasi, pemeliharaan, serta transformasi digital dan komersial di sektor perkeretaapian.

Baca Juga: Kerjasama dengan KAI, Pemkab Jember Berikan Layanan Angkutan Kereta Api Gratis pada 485 Peserta Tajemtra 2024

“Konferensi ini juga akan memperlihatkan inovasi-inovasi yang telah dicapai KAI, seperti pengoperasian Whoosh, kereta cepat pertama di ASEAN, yang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi operator kereta api lainnya di kawasan,” ujarnya.

Para peserta konferensi berkesempatan untuk mencoba sejumlah layanan kereta api unggulan KAI, seperti Whoosh, Light Rail Transit (LRT), dan KA Panoramic.

Cahyo Widiantoro, Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, menyatakan bahwa inovasi KAI seperti kereta Ekonomi New Generation dan fasilitas baru lainnya merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan berkualitas tinggi kepada penumpang.

Baca Juga: KAI Daop 9 Jember Sediakan 1 Rangkaian Kereta Api Gratis untuk Peserta Tajemtra 2024, Begini Cara Dapatkan Tiketnya

Mengusung tema "Driving Sustainability with Digital Innovation", ARCEOs’ Conference tahun ini menyoroti perkembangan perkeretaapian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, dengan dukungan teknologi digital untuk meningkatkan keselamatan dan pelayanan.

“Implementasi water station dan penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di beberapa stasiun adalah bukti nyata komitmen KAI terhadap keberlanjutan lingkungan,” tambah Cahyo.

Acara ini dihadiri oleh 103 peserta dari delapan negara, serta para ahli dan praktisi perkeretaapian dari berbagai belahan dunia.

Baca Juga: Gebyar Kereta Merdeka, KAI Daop 9 Jember Gratiskan Transportasi untuk Peringatan HUT ke-79 RI

Melalui konferensi ini, Indonesia tidak hanya menampilkan pencapaian dalam pengembangan infrastruktur perkeretaapian, tetapi juga memperkuat kolaborasi internasional di bidang transportasi.

Dengan menjadi tuan rumah ARCEOs’ Conference, Indonesia menegaskan posisinya sebagai pemimpin dalam inovasi perkeretaapian di kawasan ASEAN.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X