SketsaNusantara.id - Para penumpang Stasiun Jember tak perlu jalan jauh untuk menaiki jasa ojek online. Sebab, telah terpasang tenda penanda spot antar jemput baru.
Tenda spot antar jemput ojek online itu telah berdiri di sekitar Stasiun Jember mulai hari ini.
Mulai pukul 08.00 pada Selasa 23 Juli 2024, para penumpang bisa menikmati angkutan online tanpa berjalan jauh di sekitar Jalan PB Sudirman.
Baca Juga: Punya Sejarah Perjuangan yang Panjang, Begini Kisah Pabrik Pupuk Si Jempol di Jember
Saat ini, sejumlah pihak telah bersepakat untuk membuat titik penjemputan di sekitar lapangan tenis atau di utara Stasiun Jember.
"Pemasangannya tadi malam, baik ojek online maupun ojek pangkalan bergotong-royong," terang Eko Prihastomo.
Salah seorang pengurus Forum Komunikasi Jember Online Bersatu (FKJOB) itu menuturkan bahwa pihaknya bersyukur.
"Alhamdulillah, transportasi konvensional saat ini sudah bisa diajak kerja sama, akhirnya kami bisa sama-sama bergotong royong untuk mengelola stasiun," lanjutnya.
Baca Juga: Progres Perbaikan Alun-Alun Jember Masih Kurang, Bupati Hendy Siswanto Imbau Tambah SDM
Harapannya, kejadian ini bisa menjadi contoh kota lain.
"Ojol dan konvensional adalah saudara. Kami sudah bisa berdamai dengan saudara tua kita," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Ojek Pangkalan dan Becak area Stasiun Jember Moch. Busairi menegaskan bahwa acara tersebut adalah gagasan bersama.
"Dengan begitu, kami bersedia membuka simpul red zone di titik tertentu. Kami sudah bersepaham dan bersepakat untuk bersatu," tandasnya.***
Artikel Terkait
Anggotanya Keroyok Polisi, Ketua PSHT Jember Siap Bantu Polisi Buru Pelakunya
Naik 15 Persen, KAI Daop 9 Jember Layani 1,5 Juta Penumpang di Semester 1 Tahun 2024, Ini Penyebabnya
Kisah Persahabatan M Sroedji dan dr. Soebandi dalam Patung di Jalan Hayam Wuruk, 2 Pahlawan Jember yang Dibantai Belanda
Meriahkan Peringatan HAN, PT KAI Daop 9 Jember Gelar Lomba Menyanyi dan Announcer Cilik
Buntut Pengeroyokan oleh Oknum PSHT, Polres Jember Berhasil Amankan 22 Orang Terduga Pelaku
Terduga Pelaku Pengeroyokan oleh PSHT, Polres Jember Sebut 3 Orang Masih di Bawah Umur