news

Tunggakan Hampir Rp1 Miliar, Yayasan MBN Jawab Tuduhan Penyelewengan: Bukan Berarti Tidak Mau Bayar

Selasa, 29 April 2025 | 09:27 WIB
Potret Makan Bergizi Gratis program Prabowo Subianto. (Laman indonesia.go.id)

SketsaNusantara.id - Perselisihan antara Yayasan Media Berkat Nasional (MBN) dan mitra dapur MBG Kalibata mencuat ke publik.

Pihak mitra dapur mengklaim mengalami kerugian hampir Rp1 miliar akibat tunggakan pembayaran dari Yayasan MBN.

Merasa dirugikan, pengelola dapur MBG Kalibata, Ira Mesra, melaporkan Yayasan MBN ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Baca Juga: Pengakuan Mengejutkan Dapur MBG Kalibata, Dugaan Pemangkasan Anggaran Porsi Makan Terungkap

Di tengah tudingan penyelewengan, pihak Yayasan MBN akhirnya buka suara dan memberikan klarifikasi.

Kuasa hukum Yayasan MBN, Timoty Ezra, menegaskan bahwa pembayaran tidak bisa dilakukan tanpa data pendukung yang konkret.

"Data pendukung harus konkret, nggak mungkin kita bayarkan tidak sesuai data, repot nanti negara kita," kata Timoty Ezra dalam konferensi pers pada 25 April 2025 lalu.

Baca Juga: Program MBG Dinyinyiri Profesor? Prabowo Balik Sindir: Biar Nanti Profesor Belajar dari Ustadz Adi Hidayat

Ezra menambahkan, yayasan tetap berkomitmen menyelesaikan klaim pembayaran, asalkan seluruh data yang diperlukan sudah dipenuhi.

"Nah, apakah data tersebut sudah disampaikan? Itu yang sedang bergulir sekarang, bukan berarti tidak mau bayar," tambahnya.

Selain itu, Ezra mengungkapkan bahwa pihaknya harus mematuhi pesan dari Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) mengenai pengelolaan keuangan negara.

Baca Juga: Puluhan Siswa Cianjur Keracunan Usai Makan dari Program MBG, BGN Selidiki Penyebab dan Janji Perbaikan Menyeluruh

"Balik lagi, prinsipnya dari Kepala Badan (BGN) Rp1 harus dijaga, uang negara harus dijaga, jadi jangan sampai timbulkan persepsi main bayar membayar," imbuhnya.

Sementara itu, pengelola dapur MBG Kalibata, Ira Mesra, memberikan keterangan berbeda.

Halaman:

Tags

Terkini