SketsaNusantara.id - Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin, menyoroti fenomena ribuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 yang memilih mengundurkan diri.
Dalam pernyataannya di kanal YouTube DPR RI pada 26 April 2025, Zulfikar menegaskan bahwa pegawai negeri seharusnya siap ditempatkan di mana saja di seluruh wilayah Indonesia.
Zulfikar juga menyayangkan keputusan ribuan peserta CPNS 2024 yang memilih mundur. Ia mengingatkan bahwa sebelum mendaftar dan mengikuti seleksi, para peserta sudah seharusnya membaca serta memahami aturan di setiap posisi yang dilamar.
Wakil Ketua Komisi II ini juga menegaskan bahwa instansi yang membuka formasi CPNS berhak menempatkan peserta yang lolos seleksi pada unit yang membutuhkan.
Menurut Zulfikar, hal ini tidak hanya berlaku bagi peserta CPNS, tetapi juga PPPK. Ia mengingatkan bahwa sejak awal, peserta yang melamar dan lolos seleksi harus siap ditempatkan di mana saja.
"Saya perlu mengingatkan pada teman-teman yang melamar menjadi CPNS termasuk PPPK, dari awal harus disadari betul bahwa ketika mereka melamar dan mereka menjadi, mereka harus siap ditempatkan di manapun," ucap Zulfikar.
Itu termasuk kesiapan untuk ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia. Lebih lanjut, Zulfikar juga menegaskan bahwa peserta CPNS yang lolos memang akan ditugaskan di posisi sesuai formasi yang dilamar.
"Prinsipnya memang, mereka itu ditempatkan, ditugaskan di posisi formasi yang mereka lamar," terang Zulfikar.
Wakil Ketua Komisi II ini juga menyebutkan salah satu alasan para peserta CPNS 2024 memilih mengundurkan diri. Menurutnya, keputusan mundur tersebut terjadi karena adanya optimalisasi.
"Namun, untuk konteks yang mundur ini terjadi karena ada optimalisasi yang sebenarnya itu kebijakan atas dasar kebutuhan untuk mengisi yang kosong," ucap Zulfikar.