SketsaNusantara.id- Keberadaan masyarakat Tionghoa di Indonesia berhasil membuat negeri Indonesia semakin beragam.
Salah satu tempat yang ditinggali oleh masyarakat Tionghoa tersebut adalah di Kota Jember, Jawa Timur.
Masyarakat Tionghoa di Jember diketahui memiliki pengaruh kuat dalam perkembangan dan kemajuan kota dari masa ke masa.
Meskipun sebenarnya, belum ada atau sangat sulit untuk menentukan kapan waktu yang tepat saat orang Tionghoa ini datang ke Jember.
Tetapi, titik tolak kedatangan orang-orang Cina atau Tionghoa di Jember itu diperkirakan terjadi saat masa pemerintahan Kyai Tumenggung Suro Adiwikrama.
Kemudian perpindahan masyarakat Tionghoa dalam jumlah yang besar diketahui terjadi kira-kira pada abad pertengahan ke-19.
Saat itu tanah di wilayah Jember memang sangat subur untuk menanam tembakau, dikutip SketsaNusantara.id dari kanal Youtube @Kang Ngeluyur.
Selain itu, pindah atau proses migrasi orang Tionghoa juga dipermudah dengan adanya jalur transportasi kereta api yang saat itu telah dibangun.
Kemudian orang Tionghoa ini membentuk pemukiman tersendiri dengan pusatnya yang berada di daerah Pecinan di distrik Jember.
Sebagai informasi, daerah tersebut saat ini menjadi jalan Untung Suropati dan Jalan H. Samanhudi atau pasar Tanjung.
Sepanjang jalan itu, berjejer banyak toko yang sebagian besar pemiliknya adalah orang dari kalangan etnis Tionghoa.