SketsaNusantara.id - Mantan Ketua Umum PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) mengungkap faktor penyebab agama Islam bisa menyebar begitu mudah dan cepat ke berbagai belahan dunia.
Hal itu disampaikan saat menjadi narasumber di kanal Youtube Akbar Faisal Uncensored yang diunggah Senin, 31 Maret 2025.
Mulanya, kyai kelahiran Cirebon, 3 Juli 1953 itu ditanya tentang asal-usul ekstrimisme Islam yang hadir dalam berbagai wujud dan menjadi ancaman di Indonesia.
Sebelum menjawabnya, Kyai Said membahas tentang karakter Arab. Menurut penjelasannya, "Arab" dalam bahasa Arabnya adalah "Aroba", artinya adalah bergerak. Artinya, Arab itu punya watak yang berubah, alias labil.
"Tidak ada keterkaitan dengan tanah air," ujar Kyai Said, dikutip SketsaNusantara.id.
Menurutnya, orang Arab tidak memiliki rasa cinta tanah air karena faktor geografis tempat mereka lahir dan tinggal.
"Tidak ada kecintaan, keterkaitan, kebanggaan dengan tanah air. Apa yang dibanggakan? Yang dibanggakan apa? Tanah tandus kering, yang panas, yang tidak menghasilkan apa-apa. Apa yang dibanggakan? " lanjutnya.
Kyai Said juga membandingkan orang Arab dengan umat Hindu dan Budha dalam hal teologi.
"Mereka (orang Arab masa jahiliah) menyembah batu tanpa ada basic teologi. Batu itu. Beda dengan agama Hindu Budha, punya filosofi, punya kitab suci. Orang Arab nggak," ujar Kyai Said.
Dalam kondisi tersebutlah, Allah SWT mengutus Rasulullah SAW.
"Di tengah-tengah masyarakat seperti itulah Islam diturunkan. Dibawa oleh seorang yang yatim piatu, buta huruf, namanya Muhammad bin Abdullah SAW," kata Kyai Said.