Menempuh pendidikan S1 dan S2 di Yaman, beliau memperdalam ilmu agama Islam di bawah bimbingan ulama besar seperti Habib Abdullah bin Muhammad Baharun dan Habib Idrus bin Umar Al Kaf.
Selain itu, Buya Yahya juga menempuh pendidikan S3 di American University for Human Sciences di California, Amerika Serikat (AS) dan meraih gelar Ph.D pada tahun 2010 lalu.
Pada 19 Januari 2023, Unissula Semarang bahkan menganugerahkan gelar Profesor Kehormatan kepada Buya Yahya sebagai pengakuan atas kontribusinya dalam bidang dakwah dan pendidikan Islam.
Meskipun telah meraih gelar profesor, Buya Yahya menunjukkan dedikasi dan semangat belajar yang tinggi dengan kembali menempuh pendidikan sarjana (S1) di Fakultas Psikologi Unissula Semarang.
Salah satu warganet menyebut tujuan Buya Yahya kuliah lagi sebagai upaya pengembangan biro psikologi di pondok pesantren Al Bahjah dalam memantau para santrinya.
"Beliau memang saat ini fokus sekali ke ilmu psikologi,di pondoknya ada biro psikologi yang mumpuni,untuk memantau perkembangan santri-santrinya," komentar akun @aqilbaihaqi86.
Langkah ini mencerminkan komitmen Buya Yahya dalam memperdalam pemahaman tentang aspek psikologis manusia, dan ilmunya digunakan sebagai pengembangan pendidikan perguruan tinggi di Yayasan Al-Bahjah.
Baca Juga: 3 Teori Siapa yang Membawa Islam Masuk ke Wilayah Nusantara, Teori ke-2 Didukung Buya Hamka
Yayasan tersebut menekankan para santri sebagai calon ulama harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab tuntutan umat dalam berdakwah.
Bukan hanya santri, Buya Yahya ternyata juga merasa harus memiliki pemahaman wawasan keilmuan yang luas untuk bekal pengembangan dakwah, tidak hanya mendalami ilmu agama tetapi juga ilmu sosial lainnya.
Pada 15 Maret 2025, Buya Yahya meraih gelar S1 Psikologi dan resmi diwisuda bersama 1.814 wisudawan lainnya dalam Upacara Wisuda ke-92 Unissula yang berlangsung di Auditorium Unissula, Semarang.
Momen ini menjadi sorotan publik, menambah kekaguman pada sosok Buya Yahya yang terus memperdalam ilmu mengingat usianya kini terbilang sudah tidak muda lagi.***