"Jadi itu sangat jauh. Karena itu, ini akan menjadi bagian dari kami, akan saya bantu," tegas Bang Pur.
Bang Pur juga menjelaskan bahwa pada 2025, terdapat anggaran sebesar Rp17,6 triliun yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) untuk pembangunan sarpras SD, SMP, dan SMA.
Anggaran tersebut sebelumnya dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), namun kini langsung ditangani oleh Dikdasmen.
Dalam kebijakan terbaru, anggaran perbaikan sarpras sekolah tidak lagi disalurkan melalui dinas pendidikan daerah, tetapi langsung diberikan kepada sekolah yang membutuhkan dalam skema swakelola.
Baca Juga: Terima Laporan dari Saluran Aduan 'Wadul Gus E', Bupati Jember Gus Fawait Sidak Fasilitas Alun-Alun
"Jadi nanti modelnya swakelola. Uang itu tidak lagi lewat dinas, tapi langsung diberikan kepada sekolah-sekolah yang mendapatkan bantuan. Itu dikelola oleh sekolah dengan komite di sekolah sendiri. Inilah bantuan langsung ke sekolah-sekolah, tidak lagi melalui dana transfer daerah, namanya swakelola," jelas Bang Pur.
Dengan adanya skema ini, Bang Pur berharap tidak ada lagi sekolah yang tertinggal dalam mendapatkan bantuan akibat birokrasi yang berbelit.
"Kita berharap dengan input data yang sudah diperbaiki ini, saya akan kolaborasi dengan dinas pendidikan untuk mendetailkan lagi. Sehingga tahun 2025 ini kira-kira dari 348 itu apakah bisa keseluruhan kita bantu atau mungkin kita buat fase. Jadi fase 2025 itu misalkan 120, kemudian sisanya di tahun 2026," papar Bang Pur.
Bang Poer menegaskan bahwa batas pengajuan bantuan sarpras sekolah adalah pada 31 Maret 2025. Oleh sebab itu, ia meminta Dinas Pendidikan Jember untuk segera berkoordinasi dan mempercepat proses pengajuan agar lebih banyak sekolah yang mendapat bantuan.
"Tanggal 24 Maret ini saya akan ketemu langsung dengan Bupati untuk menyepakati ini, sehingga kita bisa menyerap lebih banyak anggaran untuk membenahi sarpras pendidikan kita yang rusak di Kabupaten Jember," pungkas Bang Pur.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini