Minggu, 19 Juli 2026

Bupati dan Wakil Bupati Diisukan Tak Harmonis, Ketua DPC PKB Jember Ayub: Jangan Mau Dikompori Orang Tak Bertanggungjawab

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Rabu, 12 Maret 2025 | 23:39 WIB
Ketua DPC PKB Jember Ayub Juanidi saat dikonfirmasi. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)
Ketua DPC PKB Jember Ayub Juanidi saat dikonfirmasi. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Muncul isu terkait hubungan Bupati dan Wakil Bupati Jember, yang dianggap kurang harmonis.

Namun, Bupati Muhammad Fawait dan Wakil Bupati Jember Djoko Susanto sudah menegaskan tidak ada persoalan apapun.

Hal ini mendapatkan tanggapan dari partai pengusungnya DPC PKB Jember, yang meminta Bupati Gus Fawait dan Wabup Djoko Susanto fokus pada pembangunan daerah.

Baca Juga: Apel Kendaraan Milik Pemkab Jember, Bupati Gus Fawait Temukan Mobil yang Kurang Layak: Pastikan Pelayanan Publik Tak Terganggu

"Memang beberapa minggu ini saya tidak memantau persoalan birokrasi, karena sedang sakit. Tetapi, saat kami rapat banyak informasi terkait isu yang berkembang di media tentang mereka berdua," ujar Ketua DPC PKB Jember Ayub Junaidi, saat dikonfirmasi di DPC PKB, Rabu 12 Maret 2025.

Setelah melihat beberapa informasi terakhir di media, dirinya menilai bahwa saat ini waktunya bupati dan wakil bupati Jember fokus pada program kerja.

"Di awal pemerintahan ini mari bersama-sama menjaga kebersamaan, agar pembangunan di Jember ini bisa berjalan dengan baik," imbuhnya.

Baca Juga: Istimewa! Sambut Ramadan dengan Riang Gembira, DPC PKB Jember Gelar Ngabuburit Festival Band dan Bagi-Bagi Takjil Gratis

Terkait dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi), menurut Ayub sesuai Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sudah dijelaskan peran masing-masing.

"Jadi tupoksi wakil bupati dalam UU tersebut pasal 66 ini jelas, membantu bupati dalam menjalankan roda pemerintahan," ungkapnya.

"Bila nanti bupati berhalangan, maka wakil bupati ini bisa menggantikan setelah mendapatkan mandat. Sehingga saat ini pemimpin utamanya adalah bupati," terangnya.

Baca Juga: DPC PKB Jember Desak Pemkab Jember Minta Maaf, Usai Ribuan Tenaga Honorer yang Bakal Dirumahkan

Ayub mengungkapkan, jangan terlalu mengumbar sesuatu kepada orang-orang yang tidak bertanggungjawab.

"Bupati dan wabup ini ibarat sepasang suami dan istri, jadi kalau misalnya ada yang kurang pas ya dikomunikasikan saja," sambungnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X