SketsaNusantara.id - Penutupan permanen pabrik Sritex di Sukoharjo, Jawa Tengah masih ramai jadi sorotan publik. Salah satu pabrik tekstil terbesar di Asia Tenggara itu akhirnya pailit setelah berdiri lebih dari 40 tahun padahal dulu berjaya di masa Orde Baru.
Sebagaimana diketahui, PT Sri Rejeki Isman Tbk, atau yang dikenal sebagai Sritex akhirnya tutup permanen pada tanggal 1 Maret 2025 yang berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) puluhan ribuan karyawan.
Momen penutupan pabrik Sritex pun ramai jadi perhatian publik, bahkan video peresmian pabrik di era kepemimpinan Soeharto itu kembali ramai jadi sorotan hingga jadi viral di media sosial.
Pabrik yang didirikan HM Lukminto itu pernah menjadi tuan rumah dalam rangka peresmian 275 pabrik Kelompok Aneka Industri yang tersebar di 21 provinsi.
"Momen tahun 1992 ketika Pabrik Sritex diresmikan oleh Presiden Soeharto," tulis akun Instagram @transformasi90 sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari video yang diunggah hari Sabtu, 1 Maret 2025.
"Pak Harto, Ibu Tien dan Pak HM Lukminto serta Ibu Susyana Lukminto pada peresmian pabrik Sritex yang dibangun menjadi perusahaan tekstil terpadu dengan fasilitas Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada tahun 1976," imbuhnya.
Dalam video berdurasi 1 menit, tampak Presiden ke-2 RI, Soeharto menandatangani plakat saat acara peresmian Aneka Industri yang dipusatkan di Pabrik Sritex.
Terlihat pula Ibu Tien Soeharto melakukan tradisi pecah kendi pada acara peresmian yang diyakini dapat membuka pintu rezeki.
Didampingi HM Lukminto, Soeharto juga ikut berkeliling pabrik dan melihat proses produksi mulai dari pemintalan benang, pemilihan kain, proses menjahit hingga menjadi produk jadi.