SketsaNusantara.id - Kasus mega korupsi di PT Pertamina Patra Niaga membuat Pertamax oplosan ikut membuat awak media kesal hingga melontarkan pertanyaan menohok.
Dalam video yang beredar di media sosial, viral sikap beberapa wartawan yang meliput kasus korupsi Pertamina yang ikut meluapkan amarahnya.
Hal tersebut dilakukan usai Kejaksaan Agung (Kejagung) menangkap sejumlah tersangka termasuk Riva Siahaan, Dirut Pertamina Patra Niaga.
Momen penangkapan Riva dan 6 pejabat Pertamina Patra Niaga lainnya ramai jadi sorotan. Salah satu yang mencuri perhatian adalah reaksi awak media saat para tersangka digiring ke mobil tahanan.
Awak media yang meliput seketika mengincar tersangka yang mengenakan rompi warna merah. Bukannya melontarkan pertanyaan, wartawan justru kesal dengan melontarkan pertanyaan menohok.
"Pak gajinya kurang ya, pak? Uangnya di kemanain, Pak? Dapat untung berapa pak?" tanya beberapa wartawan dalam video yang diunggah akun X @Mdy_Asmara1701 pada hari Kamis, 27 Februari 2025.
"Pak gimana, komentarnya dikit dong, pak. Tega banget ngoplos, kenapa dioplos pak? tega banget sama masyarakat tahu nggak," teriak wartawan yang lainnya.
Perkataan tersebut merupakan salah satu bentuk kekecewaan pada pejabat pertamina yang sudah menerima gaji lebih dari cukup bahkan tembus Rp 4,3 miliar tapi masih tega melakukan korupsi.
Tak hanya itu, modus yang digunakan pun sangat mengejutkan karena diketahui mengoplos BBM Pertalite RON 90 menjadi Pertamax RON 92 yang membuat masyarakat makin kesal.
Video tersebut ditonton lebih dari 250 ribu kali dan mengundang ribuan komentar dari netizen. Banyak warganet yang merasa suara wartawan mewakili suara masyarakat yang saat ini kecewa dengan para tersangka korupsi.
"Suara wartawan adalah suara hati rakyat, kalo aku yang jadi wartawannya noleh lah tampol dikit palanya, gaji milyaran masih aja korupsi, heran koruptor Indonesia makin rakus," komentar salah satu netizen.