SketsaNusantara.id - Kekosongan terjadi di kursi Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember sejak pekan lalu.
Maka, DPRD Jember meminta agar segera mempersiapkan mekanisme perpanjangan atau pergantiannya serta berkoordinasi dengan bupati terpilih Muhammad Fawait.
Ketua DPRD Jember Ahmad Halim mengatakan, sudah mendapatkan informasi masa jabatan Sekda yang telah habis secara informal.
"Karena saat ini masuk dalam masa transisi, sehingga perlu langkah dari Pemkab Jember terkait posisi Sekda yang kosong ini," ujarnya saat dikonfirmasi di DPRD Jember, Senin 17 Februari 2025.
Halim menyampaikan, saat ini Pemkab Jember sebenarnya sudah mengajukan nama pengganti Sekda yang lama kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
"Namun, Pemprov Jatim informasinya masih menunggu usulan dari bupati tepilih, karena saat ini masa transisi dan masa jabatan bupati lama tinggal 4 hari saja," jelasnya.
Dengan adanya kekosongan posisi Sekda ini menurutnya, diharapkan bupati terpilih segera menunjuk pejabat yang akan mengisi posisi tersebut.
"Sehingga legitimasi penunjukannya jelas siapa yang dipilih oleh bupati terpilih, apakah tetap atau orang lain," imbuhnya.
Selain itu, Politisi Gerindra ini pun menegaskan agar pelayanan publik di masyarakat bisa tetap berjalan seperti biasa, meskipun adanya kekosongan posisi Sekda.
Baca Juga: Sampah Menumpuk di Sejumlah Wilayah di Jember, GP Ansor Gelar Kerja Bakti di 31 Kecamatan
"Memang ada kekosongan posisi selama 4 hari, tetapi kami berharap pelayanan publik kepada masyarakat harus tetap berjalan dan tidak terganggu," tegasnya.
Ia menambahkan, dalam pengangkatan pejabat eselon II harus mendapatkan izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Artikel Terkait
Puluhan Tenaga Honorer Non ASN BPBD Jember Terpaksa Dibebastugaskan, Widodo: Ini Sangat Dilematis
Tragis! Fakta Bocah 7 Tahun di Jember Tewas Dianiaya, Pelaku Ternyata Sering Membawakan Mainan dan Makanan
Rumah Ayah Tiri Penganiaya Bocah di Jember 2 Kali Digeruduk Massa, Pelaku Diamankan ke Polsek
Jenazah Bocah Korban Penganiayaan di Jember Sudah Dimakamkan, Ibu Korban Ingin Pelaku Dihukum Mati
Dari Warisan Nenek Moyang di Sudut Jember hingga ke Pasar Nasional, Inilah Perjalanan Panjang Kerajinan Sangkar Burung Perkutut di Dawuhan Mangli
Perjalanan Sejarah Kerajinan Sangkar Burung di Desa Dawuhan Mangli Jember, Mampu Bertahan Sejak Tahun 1955