Meskipun persaingan di industri kerajinan semakin ketat, pengrajin Dawuhan Mangli tetap optimis. Mereka terus berinovasi dalam desain dan teknik produksi agar dapat bersaing di pasar yang lebih luas.
Baca Juga: Puluhan Tenaga Honorer Non ASN BPBD Jember Terpaksa Dibebastugaskan, Widodo: Ini Sangat Dilematis
“Kami berharap generasi muda di desa ini tetap meneruskan tradisi ini, sekaligus mengikuti perkembangan zaman agar usaha ini semakin maju,” kata Tohari.
Dengan kreativitas dan semangat pantang menyerah, Desa Dawuhan Mangli kini tak hanya menjadi “surganya penghobi perkutut” tetapi juga bukti bahwa warisan budaya bisa menjadi sumber ekonomi yang menjanjikan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Imbas Ratusan Tenaga Honorer Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember Dirumahkan, Sampah di Kecamatan Kota Menumpuk
KAI Daop 9 Jember Perkuat Komitmen Kebersihan, Jaga Kenyamanan Penumpang dari Keberangkatan hingga Tujuan
Dampak Efisiensi Anggaran, DPRD Jember Sebut Pembahasan Perubahan APBD 2025 Dipercepat
Praktik Nakal Kios Jual Harga Pupuk Subsidi di Atas HET, Komisi B DPRD Jember Desak OPD Ambil Langkah Tegas
Kronologi Pembunuhan Anak Kecil di Jember, Dikubur di Kebun oleh Kekasih Sang Ibu