SketsaNusantara.id – Desa Dawuhan Mangli, Kecamatan Sukowono, Kabupaten Jember, semakin dikenal sebagai sentra industri sangkar burung perkutut.
Warga desa ini telah menekuni kerajinan tersebut secara turun-temurun, menjadikannya sebagai mata pencaharian utama dan mengangkat taraf hidup masyarakat setempat.
Tohari (42), seorang pengrajin dari Dusun Krajan, mengungkapkan bahwa tradisi membuat sangkar burung di desanya telah berlangsung sejak zaman kakek buyutnya.
Baca Juga: Jenazah Bocah Korban Penganiayaan di Jember Sudah Dimakamkan, Ibu Korban Ingin Pelaku Dihukum Mati
“Di sini, hampir semua orang sudah akrab dengan pembuatan sangkar burung. Ini bukan sekadar pekerjaan, tapi warisan budaya dari nenek moyang kami,” ujarnya saat dikonfirmasi Tim SketsaNusantara.id pada Sabtu 15 Februari 2025.
Sebelum menjadi sentra industri sangkar burung, mayoritas warga Dawuhan Mangli bekerja sebagai buruh tani. Namun, kondisi ekonomi yang sulit mendorong mereka untuk beralih ke usaha kerajinan.
“Dulu, kehidupan warga di sini masih menengah ke bawah. Sejak beralih menjadi pengrajin sangkar burung, ekonomi kami perlahan membaik,” tambah Tohari.
Baca Juga: Rumah Ayah Tiri Penganiaya Bocah di Jember 2 Kali Digeruduk Massa, Pelaku Diamankan ke Polsek
Keahlian warga Dawuhan Mangli dalam membuat sangkar burung telah menarik perhatian pasar dari berbagai daerah di Indonesia.
Sejak dahulu, pelanggan mereka tak hanya berasal dari Jember, tetapi juga dari kota-kota lain di Jawa Timur. Kini, berkat perkembangan teknologi dan pemasaran digital, produk mereka telah merambah hingga ke Jakarta, bahkan Aceh.
“Sekarang sudah banyak pelanggan yang memesan secara online. Kami pernah mengirimkan sangkar burung hingga ke Aceh,” ungkap Tohari dengan bangga.
Keunikan sangkar burung buatan Dawuhan Mangli terletak pada kualitas bahan dan kehalusan pengerjaannya.
Setiap sangkar dibuat dengan ketelitian tinggi, menggunakan bahan-bahan pilihan agar tahan lama dan nyaman bagi burung. Tak heran, produk mereka menjadi incaran para penghobi burung perkutut.
Artikel Terkait
Imbas Ratusan Tenaga Honorer Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember Dirumahkan, Sampah di Kecamatan Kota Menumpuk
KAI Daop 9 Jember Perkuat Komitmen Kebersihan, Jaga Kenyamanan Penumpang dari Keberangkatan hingga Tujuan
Dampak Efisiensi Anggaran, DPRD Jember Sebut Pembahasan Perubahan APBD 2025 Dipercepat
Praktik Nakal Kios Jual Harga Pupuk Subsidi di Atas HET, Komisi B DPRD Jember Desak OPD Ambil Langkah Tegas
Kronologi Pembunuhan Anak Kecil di Jember, Dikubur di Kebun oleh Kekasih Sang Ibu