"Kalau dampak secara langsung tidak langsung berdampak pada masyarakat, karena anggaran yang dipangkas ini untuk kegiatan di masing-masing OPD," jelasnya.
"Misalnya kegiatan seremonial, rapat-rapat, ATK, perjalanan dinas dan postur anggaran sejenisnya. Sehingga tidak pada postur anggaran program bagi masyarakat," pungkasnya.
Widarto menambahkan, terkait besaran anggaran efisiensi di Pemerintah Kabupaten Jember, masih akan dibahas pada Senin pekan depan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Ribuan Tenaga Honorer Non ASN yang Dirumahkan Tunggu Nasibnya, DPRD Jember Segera Bentuk Panitia Khusus
Tenaga Honorer Penjaga Palang Pintu Rel Kereta Api di Jember Dibebastugaskan, Dishub: Sementara Ditangani Pemerintah Desa
Harapan Baru Jember Menuju Episentrum Nasional: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Hijau dan Biru
Tanggapan BKPSDM Jember Terkait Gaji Pegawai Non-ASN yang Belum Cair di Tahun Anggaran 2025
Unik dan Humanis! Polisi di Jember Bagi-Bagi Jas Hujan Saat Operasi Keselamatan Semeru 2025