Minggu, 19 Juli 2026

MIND ID Wujudkan Hilirisasi Emas: 125 Kg Emas Batangan Freeport Dikirim ke ANTAM

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Kamis, 13 Februari 2025 | 12:25 WIB
MIND ID wujudkan hilirisasi terintegrasi melalui pengiriman perdana emas Freeport-ANTAM (Dok. MIND ID)
MIND ID wujudkan hilirisasi terintegrasi melalui pengiriman perdana emas Freeport-ANTAM (Dok. MIND ID)

SketsaNusantara.id - Industri emas Indonesia mencatat sejarah baru. Holding BUMN Pertambangan, MIND ID, merealisasikan pengiriman perdana emas dari PT Freeport Indonesia (PTFI) ke PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM).

Langkah ini menjadi bukti nyata hilirisasi mineral yang terintegrasi dari hulu ke hilir dalam negeri.

Sebanyak 125 kilogram emas batangan dengan kadar kemurnian 99,99 persen resmi dikirimkan kepada ANTAM pada Rabu 13 Februari 2025.

Baca Juga: BRI CoreLabs Kembali Menggelar Mind ID Mediapreneur Talks di Medan, Bahas Topik Seputar Media hingga Tren Iklan Digital

Pengiriman ini merupakan tindak lanjut dari komitmen sinergi emas antara kedua perusahaan yang telah disepakati sejak November 2024.

Dengan terealisasinya langkah ini, ANTAM dapat mengurangi ketergantungan pada impor bahan baku emas.

Selain itu, strategi ini mendukung peningkatan nilai tambah bagi perekonomian nasional dan memperkuat rantai pasok industri emas domestik.

Baca Juga: 100 Hari Kabinet Merah Putih, MIND ID Perkuat Hilirisasi dan Industrialisasi untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Direktur Utama MIND ID, Hendi Prio Santoso, menegaskan bahwa pengiriman perdana ini bukan sekadar pencapaian bisnis, tetapi juga bagian dari strategi besar untuk meningkatkan kedaulatan ekonomi Indonesia.

Ia menekankan bahwa hilirisasi emas akan terus dikembangkan guna mengoptimalkan potensi sumber daya dalam negeri.

"Sinergi ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga untuk memastikan bahwa industri emas Indonesia memiliki rantai pasok yang kuat dan mandiri.

Baca Juga: MIND ID dan Proyek Hilirisasi Jadi Penopang Dividen BUMN yang Meningkat di 2024, Target 2025 Tembus Rp 90 Triliun

Kami ingin mengurangi ketergantungan pada impor dan memastikan kedaulatan mineral tetap di tangan bangsa," ujar Hendi.

ANTAM sendiri telah berkomitmen untuk memperkuat posisinya sebagai pemimpin industri logam mulia di Indonesia. Direktur Utama ANTAM, Nico Kanter, menyatakan bahwa momentum ini menjadi awal kerja sama jangka panjang yang akan terus dikembangkan.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X