Menurut Erdogan, segala bentuk penghalangan terhadap kedaulatan Palestina hanya akan memperpanjang konflik serta mengganggu stabilitas global.
Ia berharap bahwa kerja sama antara Indonesia dan Turki dapat memberikan manfaat nyata bagi perjuangan rakyat Palestina.
Selain membahas Palestina, Prabowo dan Erdogan juga menyoroti berbagai isu global dan kerja sama bilateral.
Beberapa sektor utama yang menjadi fokus perbincangan meliputi energi, kesehatan, pertanian, industri pertahanan, serta pendidikan.
Dalam pertemuan high-level tersebut, kedua negara sepakat untuk mempererat hubungan melalui penandatanganan 12 MoU.
Kesepakatan ini diharapkan mampu membuka peluang investasi serta memperkuat kerja sama strategis yang saling menguntungkan bagi kedua negara.
Kunjungan Erdogan ke Indonesia menandai semakin eratnya hubungan diplomatik kedua negara yang telah terjalin selama 75 tahun.
Turki dan Indonesia memiliki sejarah kerja sama yang kuat, terutama dalam bidang perdagangan, pertahanan, dan kemanusiaan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Beda dari Rezim Jokowi, Prabowo Bakal Bebaskan Penghina Pejabat Negara, Rocky Gerung: Selamat Datang Demokrasi
Sinyal Revisi UU ITE di Era Prabowo, Rocky Gerung: HAM Harus Jadi Paradigma dalam Kebijakan Presiden
Efisiensi Anggaran Prabowo Subianto vs Donald Trump, Aktivis Dandhy Laksono: di Indonesia Semua Dipangkas Kecuali...
Hadiri Kongres XIII Muslimat NU di Surabaya, Presiden Prabowo Singgung Devide et Impera, Akui Berusaha Dipisahkan dengan Jokowi...
Gerindra Dihujat Usai Tepis Tuduhan soal Efisiensi Anggaran yang Mengakibatkan PHK Karyawan, Netizen: Perkataan Prabowo Tak Sesuai Realita