SketsaNusantara.id- Polisi akhirnya mendapatkan petunjuk tersangka pembuang bayi yang ditemukan di sungai Bondoyudo Jember, setelah melakukan otopsi kepada mayat bayi.
Sebelumnya, diketahui bahwa jasad bayi yang diduga sengaja dibuang dan ditemukan oleh orang yang hendak mancing pada Minggu, 02 Februari 2025.
Bayi tersebut ditemukan di daerah aliran sungai Bondoyudo Dam Talang yang berada di Dusun Pucukan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, Jember.
Polisi awalnya menduga jasad bayi tersebut masih berumur 4-5 bulan lalu digugurkan. Ternyata bayi itu sebenarnya sudah kondisi utuh alias genap 9 bulan.
Polisi menduga bayi tersebut sudah dibuang sekitar tiga hari sebelum pada akhirnya ditemukan warga. Hal itulah yang membuat tubuh bayi tidak lengkap saat ditemukan.
Hasil otopsi dari tim medis Rumah Sakit Dr Soebandi semakin memperkuat dugaan dari pihak kepolisian.
“Jadi hasil dari otopsi RS Soebandi menunjukkan bahwa memang bayi tersebut sudah lengkap dan memang waktunya dilahirkan. Hal ini kami duga memang sengaja dibuang sama yang bersangkutan,” kata Kanit Reskrim Polsek Semboro Aipda Yayang Pangestu kepada SketsaNusantara.id, Kamis 06 Februari 2025.
Lebih lanjut kata Yayang, pihak kepolisian masih akan terus melakukan penyelidikan. Jika terduga tersangka sudah berhasil diamankan, maka tes DNA juga siap untuk dilakukan.
“Kami tetap lakukan lidik sampai saat ini. Tes DNA juga siap kami lakukan, jika terduga tersangka sudah berhasil kami amankan,” papar Aipda Yayang.
Sebelumnya telah diberitakan bahwa bayi tersebut ditemukan oleh warga yang sedang mancing. Awalnya warga tersebut mengira mayat yang mengapung di sungai adalah mayat binatang. Namun saat dilihat lebih dekat, ternyata itu adalah mayat bayi.
“Memang benar yang menemukan awal adalah masyarakat yang sedang mancing. Awalnya ia kira mayat binatang, tapi setelah dilihat ternyata itu mayat bayi,” ucap Yayang, Minggu, 02 Februari 2025.***
Artikel Terkait
Aliansi Masyarakat Bersatu Tuntut Pembukaan Akses Jalan Rambipuji-Puger, Komisi C DPRD Jember Segera Koordinasikan ke Pemprov Jatim
Muncul Wacana Pembentukan Pansus untuk Bahas Tenaga Honorer Terancam Dirumahkan, Fraksi NasDem DPRD Jember: Kami Setuju!
Tidak Ada Solusi dari Pemkab, Para Sopir Truk Datangi Kantor DPRD Jember Tuntut Keadilan Tentang Pembatasan Jalan Puger-Rambipuji
Terancam Dirumahkan! 2.204 Tenaga Honorer di Jember Menanti Kepastian, Skema Outsourcing Jadi Solusi di Tengah Keterbatasan Anggaran
5 Fraksi di DPRD Jember Telah Ajukan Usulan Pembentukan Pansus Tenaga Honorer Non ASN
RESMI! Uji Coba Sistem Satu Arah (SSA) di Kawasan Kampus Sumbersari Jember Diberhentikan, Sempat Jadi Polemik Warga Sekitar