Banaspati merupakan makhluk halus dalam kepercayaan masyarakat Jawa yang berwujud bola api menyala-nyala dengan kepala di bawah dan kaki di atas saat berjalan.
Peneliti Sastra dan Budayawan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (FIB UI), Dr. Sunu Wasono menjelaskan bahwa Banaspati adalah salah satu jenis lelembut atau makhluk halus yang muncul di malam hari.
"Banaspati dikenal sebagai roh jahat yang menyukai darah manusia, terutama bayi. Kepercayaan ini berkembang dalam budaya lisan dan sulit dibuktikan secara ilmiah karena masuk dalam ranah keyakinan masyarakat Jawa," ucap Dr. Sunu Wasono dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Kompas TV pada hari Rabu, 5 Februari 2025.
Baca Juga: 5 Fraksi di DPRD Jember Telah Ajukan Usulan Pembentukan Pansus Tenaga Honorer Non ASN
Dosen FIB UI, Dr. Darmoko, juga menyebut Banaspati sebagai anasir negatif destruktif yang sering dikaitkan dengan ilmu hitam.
Kemunculannya dipercaya terjadi pada malam hari akibat kekuatan gaib untuk memberi peringatan atau mencelakai seseorang.
"Kisah Banaspati tersebar melalui cerita lisan dan legenda kontemporer yang masih kerap dipercaya masyarakat sampai sekarang," kata Dr. Darmoko.
"Kepercayaan tentang Banaspati yang muncul pada sejak dahulu kala (dimunculkan) oleh masyarakat zaman sekarang biasanya bertujuan agar mendapatkan sensasional," imbuhnya.
"Pemikiran mengenai hal mistis ini tak bisa dipisahkan meski kini manusia modern telah berkembang, sebab alam pikiran mistis tetap hadir pada diri manusia dan fenomena (bola api) ini hadir sebagai konsep dan penjelmaan yang dihubungkan dengan mitos di masa lalu," tutur Darmoko.
Fenomena bola api melayang di langit sekitaran rumah warga seperti ini juga pernah terjadi di berbagai wilayah, bukan hanya di Pulau Jawa tetapi pernah juga ditemukan di Aceh.
BMKG juga tidak bisa memastikan apakah fenomena bola api ini merupakan benda luar angkasa yang jatuh ke langit karena biasanya akan berbentuk seperti komet berekor berupa garis api panjang.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Supir Truk Geruduk Pemkab Jember Tolak Pembatasan Akses Jalan Provinsi Rambipuji-Puger
Dinas Penanaman Modal dan PTSP Jember Sebut CV Indomorida, Belum Miliki Izin Usaha Pendirian Toko Berjaringan
Babak Akhir Toko Berjaringan di Jember, Komisi B DPRD Jember Perintahkan CV Indomorida Copot Logo dan Tak Beroperasi Lagi
Aliansi Masyarakat Bersatu Tuntut Pembukaan Akses Jalan Rambipuji-Puger, Komisi C DPRD Jember Segera Koordinasikan ke Pemprov Jatim
Muncul Wacana Pembentukan Pansus untuk Bahas Tenaga Honorer Terancam Dirumahkan, Fraksi NasDem DPRD Jember: Kami Setuju!