Atas aturan baru itulah, menteri ESDM dianggap terlalu gegabah dalam membuat kebijakan baru tanpa lebih dulu mengatur mekanismenya.
Hal tersebut diakui langsung oleh Bahlil Lahadalia dihadapan para awak media.
"Saya lagi membuat aturan agar mereka statusnya dinaikkan menjadi pangkalan tidak menjadi pengecer," ucapnya dikutip SketsaNusantara.id dari akun X @Mdy_Asmara1701.
"Mekanismenya pak?" tanya salah seorang wartawan.
"Lagi saya atur," tegasnya.
Baca Juga: Mengenal Flu Pneumonia, Penyakit yang Menyerang Aktris Barbie Hsu 'San Cai' hingga Meninggal Dunia
Merasa jengkel dan geram dengan Bahlil, warga berbondong-bondong ngadu ke Presiden Prabowo melalui sosial media.
Kebijakan baru ini dinilai bukanlah kebijakan yang bijak dan justru membuat masyarakat makin jauh dari sejahtera.
"Ini kalo menteri Bahlil ga di resufle parah dah min @Gerindra dia udh fatal bikin kebijakan tapi mekanisme blm diatur. Sangat menyusahkan rakyat kecil," tulis @bintangkecilxxx.
"Pak @prabowo perlu monitor kebijakan gaduh ini," imbuh @getteng_holxxx.
"Ini nih pak Presiden @prabowo kebijakan Bahlil nyusahin rakyat. Moso bpk biarkan, pecat!," @pinkyaxxx.
"Buruan pak @prabowo mentering tinggalan rezim lama yg bahlul2 segera di reshuffle, bikin susah," @adrecoustxxx.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Mulai 1 Februari 2025 Pertamina Tak Lagi Jual Gas Elpiji 3 Kg ke Pengecer, Begini Cara Masyarakat Membelinya
Geger Fenomena Antrean Panjang Warga Indonesia, Rela Demi Gas Elpiji 3 Kg Usai Ada Aturan Baru, Netizen: Demen Banget...
Muncul Wacana Pembentukan Pansus untuk Bahas Tenaga Honorer Terancam Dirumahkan, Fraksi NasDem DPRD Jember: Kami Setuju!
Bedah Buku ‘Kiai Militer Pengawal ldeologi NKRl Berbasis Pesantren’, KH M Yusuf Hasyim Diajukan Pahlawan Nasional
Miris! Warga Tertabrak Kereta Hingga Tewas di Pintu Perlintasan Kereta Api, Kapolsek Rambipuji: Korban Diduga Bundir...