Minggu, 19 Juli 2026

Bangunan Toko Berjaringan Sudah Berdiri di Kecamatan Wuluhan, Disperindag Jember Sebut Belum Terima Pengajuan Perizinannya

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Kamis, 30 Januari 2025 | 14:45 WIB
Kabid Perdagangan Disperindag Jember Adrian saat di RDP Komisi B  DPRD Jember. (Dok. SketsaNusantara.id)
Kabid Perdagangan Disperindag Jember Adrian saat di RDP Komisi B DPRD Jember. (Dok. SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Jember, sampai dengan saat ini belum menerima surat permohonan izin usaha pendirian toko swalayan atau berjaringan di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Adiran Supriatna, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi B DPRD Jember, Kamis 30 Januari 2025.

"Disperindag pasca mendengar adanya penolakan pembangunan toko berjaringan tersebut, langsung melakukan pengecekan lapangan di lokasi tersebut," ujarnya.

Baca Juga: Pernah Coba Gucel? Kuliner Legendaris Perpaduan Unik Gudeg dan Pecel di Jember Jadi Menu Favorit yang Menggugah Selera, Bule Aja Doyan!

Lalu, pasca pengecekan di lapangan tersebut memang ditemukan adanya bangunan yang sudah berbentuk toko swalayan atau berjaringan tersebut.

"Jadi sudah terlihat kalau itu toko berjaringan dan sudah berdiri," terangnya.

Adrian menyampaikan, berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Perlindungan Pasar Rakyat dan Penataan Pusat Perbelanjaan serta Toko Swalayan, bahwa belum merima pengajuan rekomendasi perizinannya.

Baca Juga: Polisi Alami Kesulitan saat Interogasi Pemuda Jember yang Penggal Ayahnya Lalu Coba Bunuh Diri

"Kalau pengajuan Nomor Induk Usaha (NIB) memang sudah memiliki dan sudah bisa mengakses sendiri di OSS," jelasnya.

Tetapi, untuk Izin Usaha Toko Swalayan (IUTS) masih belum ada permohonan yang diterima oleh Disperindag.

"Kondisinya memang sudah ada bangunan, tetapi terkait dengan izin tersebut memang harus melalui mekanisme yang ada dan kami tidak menghalangi adanya investasi di Jember," pungkasnya.

Baca Juga: Jelang Pelantikan Pemerintahan Baru, Bupati Jember Hendy Siswanto Sudah Kosongkan Pendopo: Barang Kami Sudah Dipindah

"Memang untuk saat ini masih belum ada permohonan yang masuk ke kami terkait dengan IUTS nya," tegasnya.

Adrian menyampaikan, saat ini toko berjaringan di Jember tercatat ada sebanyak 258 outlet yang telah berdiri di Jember.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X