Dan berikut 5 fakta bandara IKN yang sempat kebanjiratt, salah satu proyek prestisiur peninggalan pemerintahan Presiden Joko Widodo.
1. Mulai Dibangun Tahun 2023
Pembangunan bandara IKN sudah dimulai sejak akhir 2023 lalu, tepatnya pada 1 November 2023 bersamaan dengan peletakan batu pertama sebagaimana dinukil dari situs IKN.
Pada akhir Desember 2024, proses pembangunan bandara IKN diklaim telah mencapai 74,79 persen.
Semenrara itu, sampai saat ini, pemerintah masih melakukan pembangunan landasan pacu Bandara IKN yang ditargetkan selesai pada Maret 2025 nanti.
2. Bandara dengan Label VVIP
Bandara IKN dilabeli sebagai bandar udara VVIP atau naratetama.
Pemberian label VVIP ini berrdasarkan Peraturan Presiden Nomor 31 Tahun 2023 tentang Percepatan Pembangunan dan Pengoperasian Bandara Udara Very Very Important Person.
Dalam pasal 2 Perpres di atas, bandara IKN khusus digunakan untuk melayani kepentingan kegiatan pemerintah di Ibu Kota Nusantara.
Oleh sebab itu, diberikan label VVIP pada bandara IKN yang menyebabkan bandar udara ini tidak melayani penerbangan komersial di awal pengoperasiannya.
Baca Juga: Basuki Hadimuljono Dilantik Sebagai Kepala Otorita IKN, Apa Tugasnya?
3. Luas hingga Infrastruktur
Bandara IKN dibangun di atas wilayah seluas 347 hektar dan dilengkapi 3.000 meter runaway dengan lebar 45 meter untuk mendukung operasionalnya.
Artikel Terkait
Viral di Surabaya! Petugas SPBU Dikeroyok 7 Pria Usai Diingatkan untuk Patuhi Larangan, Apa Bahaya Merokok Dekat Bahan Bakar?
13 Siswa SMPN 7 Mojokerto Terseret Arus Rip Current di Pantai Drini, Apa Itu? Berikut Penyebab, Ciri-ciri hingga Bahayanya
Identik dengan Perayaan Imlek, Inilah Asal Usul Barongsai dan Makna di Balik Atraksi yang Selalu Ada Menyambut Tahun Baru China
4 Fakta Arus Rip Current yang Seret 13 Siswa SMPN 7 Mojokerto, Sering Terjadi di Pantai Selatan hingga Mitos Nyi Roro Kidul
Jaringan Gusdurian Sebut Pagar Laut Bagian dari Budaya Koruptif, Alissa Wahid: Ini Contoh Mutakhir Pemerintah Bertindak di Belakang Layar
Nyai Sinta Nuriyah Ingatkan agar Jangan Terlalu Bergantung pada Pemerintah: Rakyat Harus Tetap Berusaha Sendiri