Untuk itulah Migrant Care berharap bahwa di daerah ini akan ada petugas-petugas yang serius dan tak bisa di suap baik dari pihak Malaysia ataupun dari Indonesia.
"Tidak mudah disuap tetapi juga memiliki perspektif perlindungan hak asasi manusia sehingga tidak melakukan penembakan langsung atau dalam bahasa HAM itu ekstra judisial feeling," tambahnya.
Menurutnya petugas harus memiliki rasa ekstra judisial feeling sebab menghabisi nyawa manusia atau membunuh tanpa proses legal seperti yang Malaysia lakukan saat ini merupakan sebuah pelanggaran HAM.
Untuk itu saat ini 4 Pekerja Migran Indonesia yang selamat sedang dirawat di rumah sakit atas jaminan negara dan Migrant Care akan memastikan mereka mendapatkan keadilan meskipun secara hukum merek undocument.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Mengejutkan! Fakta Baru Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Koper Merah Ngawi, Potongan Tubuh Mencar di 3 Kabupaten
Jember Gempar! Detik-Detik Seorang Anak Penggal Kepala Ayah Kandung di Puger, Bagian Tubuh Terpisah Hingga 200 Meter
Terbongkar Kronologi Seorang Perempuan Dihabisi Hingga Ditemukan di Koper Merah Ngawi, Awalnya Janjian di Hotel
Qari Asal Aceh Meninggal Dunia Saat Lantunkan Ayat Suci Al Quran dalam Acara Isra Miraj, Terbongkar Fakta Mengejutkan
5 Fakta Kasus Dugaan Anak Penggal Kepala Ayah Kandung di Kecamatan Puger Jember: dari Motor CB hingga Motif Ini
Belum 24 Jam Diterima, Medali Indonesia Masters 2025 Jonatan Christie Rusak: Kenapa Begini...