Dirinya mengantarkan Zovanda Pradana Putra, tetangganya. lni karena bapak dari Zovanda tidak bisa mengantar sendiri.
Dia bersama rombongan berangkat setelah Subuh. Karena, kata dia, rumahnya di Desa Kebondalem Kecamatan Bareng.
"Sangat jauh dari kota Jombang," ujarnya.
Dia mengaku, kegiatan khitan massal gratis sangat membantu peserta. "Terutama dari keluarga tidak mampu," imbuhnya.
Dirinya berharap ke depan kegiatan seperti ini makin sukses. Karena terbukti menumbuhkan jiwa sosial dan sifat asuh anak. "Dan, semoga tambah banyak lagi pesertanya," pungkasnya.
Saat memberikan mauidzah hasanah, KH Arif Widodo lebih banyak menguraikan hikmah lsra' Mi'raj. Pada intinya umat lslam kemudian diwajibkan shalat.
Dirinya berharap shalat bisa menjadi identitas muslim dan menumbuhkan jiwa sosial.
"Salah satu bentuknya khitan massal gratis yang digelar SMAN 1 Jombang ini," pungkasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Bukan Perundungan? Kepolisian Temukan Motif dari Bocah SD Asal Jember yang Ditemukan Meninggal Dunia, Tak Disangka
Ditemukan Tak Bernyawa, Terungkap Kronologi Asli dari Bocah SD Asal Jember yang Sebelumnya Diduga Jadi Korban Perundungan
Komisi C DPRD Jember Tinjau Lokasi Normalisasi Drainase, David: Titik Terdampak Banjir Genangan Segera Dibenahi
100 Hari Kabinet Merah Putih, MIND ID Perkuat Hilirisasi dan Industrialisasi untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
Nasib 22 Guru Honorer Terkatung-katung, Kepala BKPSDM Jember Berikan Penjelasan
Ada Nasaruddin Umar hingga Meutya Hafid, Inilah 10 Menteri dengan Rapor Hijau Kinerja Terbaik pada Masa Kerja 100 Hari Kabinet Prabowo Gibran