Minggu, 19 Juli 2026

11 Santri Pesantren Seblak Terima Beasiswa Baznas Rl

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Senin, 20 Januari 2025 | 21:15 WIB
Para santri penerima beasiswa foto bersama dengan Ketua Majelis Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Seblak usai menerima beasiswa secara simbolis dari Baznas RI (SketsaNusantara.id/As’ad Choirudin)
Para santri penerima beasiswa foto bersama dengan Ketua Majelis Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Seblak usai menerima beasiswa secara simbolis dari Baznas RI (SketsaNusantara.id/As’ad Choirudin)

Perempuan berkacamata ini berharap agar para penerima beasiswa santri bisa masuk ke perguruan tinggi.

"Maka harus semangat, sehingga semoga bisa diterima di perguruan tinggi negeri yang diidamkan," tambahnya.

Hal senada diungkapkan Ning Rasyida Elsaputri. Direktur Pesantren Seblak ini menegaskan bahwa penerima beasiswa santri adalah pilihan.

"Karena beasiswa ini tidak didapat semua santri," ucapnya.

Baca Juga: Geger! Beredar Rekaman Suara Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro Diduga Lakukan Kekerasan ke Pegawai, Gegara Air di Rumah Dinas Mati

Perempuan yang akrab disapa Ning Ocik ini berpesan agar para santri memanfaatkan kegiatan sebaik-baiknya.

"Ikuti sebaik-sebaiknya dan tetap semangat," pesannya.

Ibu tiga putra ini menambahkan, semangat dari dalam diri menjadi paling penting untuk berkembang.

"Dibanding fasilitas yang diberikan dan orang luar yang menyemangati kita," imbuhnya.

Baca Juga: Profil Pendidikan Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro yang Ramai Didemo Ratusan ASN Dikti, Jadi Akademisi di...

Muhammad Agus Salim yang hadir lebih memotivasi para santri. Terutama memanfaatkan peluang beasiswa santri agar lolos masuk ke perguruan tinggi negeri.

Kasi Pontren Kementerian Agama Jombang ini menegaskan, karakter santri harus terus belajar.

"Dan, semua resep belajar itu sebenarnya sudah ada di kitab-kitab kuning yang dipelajari di pondok sini," katanya.

Dalam kitab Adabul ' Alim wal Muta'allim karya KH Hasyim Asy'ari Tebuireng, misalnya.

"Di dalamnya dijelaskan bagaimana kesuksesan santri itu tidak hanya masalah kognitif, tapi juga akhlak ke guru dan orang tua, sebagai hal terpenting kesuksesan murid," ujarnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X