Minggu, 19 Juli 2026

7 Fakta Menarik UIN Jakarta, Kampus Islam Terkemuka yang Ramai Jadi Sorotan Usai Tertimpa Musibah Kebakaran Akibat Korsleting Listrik

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Senin, 30 Desember 2024 | 16:00 WIB
Potret kampus UIN Jakarta yang terkena musibah kebakaran usai Gedung Rektorat dilahap si jago merah pada hari Senin, 30 Desember 2024   (uinjkt.ac.id)
Potret kampus UIN Jakarta yang terkena musibah kebakaran usai Gedung Rektorat dilahap si jago merah pada hari Senin, 30 Desember 2024 (uinjkt.ac.id)

SketsaNusantara.id - Baru-baru ini, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah atau UIN Jakarta ramai jadi sorotan publik setelah musibah kebakaran melanda Gedung Rektorat kampus yang berlokasi di Ciputat, Tangerang, Banten.

Kebakaran tersebut terjadi pada Senin, 30 Desember 2024, diduga akibat terjadi korsleting listrik yang menyebabkan percikan api menyebar ke beberapa bagian ruangan.

Beruntung, data dan dokumen penting berhasil diselamatkan sehingga tidak memengaruhi aktivitas administrasi kampus secara signifikan.

Baca Juga: Sentil Vonis 6,5 Tahun Hukuman Harvey Moeis, Mahfud MD Justru Disindir Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman: Orang Gagal!

Sebagai salah satu perguruan tinggi Islam terkemuka di Indonesia, UIN Jakarta memiliki sejarah panjang, prestasi, dan berbagai program unggulan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi calon mahasiswa.

Dilansir SketsaNusantara.id dari situs resmi UIN Jakarta dan berbagai sumber, berikut sederet fakta menarik UIN Jakarta.

1. Sejarah UIN Jakarta Berdiri Sejak 1960

UIN Jakarta memiliki sejarah panjang sejak pendiriannya pada 1 Juni 1957 sebagai Akademi Dinas Ilmu Agama (ADIA).

Baca Juga: Siasat Pedagang Ikan Puger Hadapi Kekosongan Stok di Akhir Tahun akibat Cuaca Buruk

Dibentuk oleh Departemen Agama, ADIA didirikan untuk mendidik para pegawai negeri menjadi ahli agama yang ditempatkan di berbagai lembaga pendidikan di seluruh Indonesia dan mempersiapkan generasi yang mampu membawa agama secara holistik.

Pada tahun 1960, ADIA bergabung dengan Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) Yogyakarta dan kemudian menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun 1963.

Transformasi signifikan terjadi pada 20 Mei 2002, ketika IAIN resmi berubah status menjadi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melalui Keputusan Presiden No. 031 Tahun 2002.

Baca Juga: Harvey Moeis dan Sandra Dewi Jadi Penerima BPJS PBI, Apa Itu? Berikut Syarat hingga Biaya Iuran per Bulannya

Perubahan ini menandai integrasi antara ilmu agama dan ilmu umum sebagai misi utama kampus.

2. Lokasi Kampus di Tangerang tapi Disebut UIN Jakarta

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: uinjkt.ac.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X