News1 mengunggah potongan pesan terakhir salah satu penumpang dalam pesawat kepada keluarganya melalui aplikasi KakaoTalk yang menyebutkan bahwa Jeju Air sedang menunggu mendarat karena seekor burung terperangkap di sayap pesawat.
Tangkapan layar yang disebarkan di media sosial oleh akun Instagram @minnie_monde bahkan menerjemahkan keresahan penumpang salah satu penumpang pesawat yang ingin meninggalkan surat wasiat sebelum terjadi kecelakaan.
"Merinding! Pesan penumpang di Kakao ini bilang pesawat gak bisa mendarat karena ada burung masuk wing (sayap) pesawat," tulis akun Instagram @minnie_monde dalam postingan stories yang diunggah pada hari Minggu, 29 Desember 2024.
"Terus mereka pada firasat mau bikin surat wasiat sebelum terjadi kecelakaan," imbuh akun tersebut sambil menyisipkan emoji menangis.
Pesan terakhir yang dikirim salah satu penumpang pesawat mengindikasikan terjadinya "serangan burung" sebelum Jeju Air mengalami kecelakaan.
Serangan burung, atau bird strike, adalah kecelakaan penerbangan yang terjadi ketika burung masuk ke dalam mesin pesawat atau menghantam pesawat, menyebabkan kerusakan pada sistem pesawat dan berpotensi mengakibatkan malfungsi yang serius bahkan kecelakaan seperti yang dialami Jeju Air.
Penumpang yang mengungkap kekhawatiran mereka sehingga harus menulis surat wasiat, yang menunjukkan bahwa mereka merasa situasi sudah sangat kritis.
Bahkan ada pula pesan terakhir penumpang yang sekedar mengatakan "i love you, mom" pada keluarga yang ditinggalkan sebelum terjadi kecelakaan yang makin bikin nyesek netizen.
Pesan terakhir ini menuai simpati dan banyak warganet yang tak bisa membayangkan ketegangan yang dirasakan banyak penumpang, mengingat berada dalam situasi mengerikan dan tidak terduga sebelum pesawat mengalami kecelakaan.
Berdasarkan penelusuran SketsaNusantara.id juga diketahui bahwa pesawat sempat mengalami malfungsi atau gagal mendarat karena adanya "serangan burung" seperti yang diberitakan Sports Seoul.
Media tersebut mewartakan bahwa Pemerintah Korea telah menerima pesan dari Menara kontrol yang sebelumnya memberi peringatan adanya burung menabrak Pesawat jeju Air, hingga pilot mengumumkan "May Day" (situasi darurat) yang kemudian kecelakaan terjadi.
Artikel Terkait
Hasto Kristiyanto PDIP Jadi Tersangka KPK, Sayembara Tangkap Harun Masiku Berhadiah Miliaran Rupiah Masih Berlaku?
Prabowo Sapa Pemuka Agama di Natal Nasional: Doa Persatuan Menggetarkan Hati
Presiden Prabowo Sebut Tak Ada Libur karena Pemerintah Kerja Demi Kepentingan Rakyat
Kaesang Pangarep Disebut Punya Anak dari Felicia Tissue hingga Iriana Dituding Paksa Bunuh Bayi Putra Bungsunya, Beneran?