Negoisasi harga berjalan alot, bahkan pria joki jalur alternatif tersebut meminta rombongan wisatawan bertemu dengan seseorang bernama Burhan.
Pria tersebut pun akhirnya menurunkan harga dengan meminta imbalan Rp500 ribu atas jasanya.
Rombongan wisatawan itu pun tetap menolak karena merasa harga tersebut tak masuk akal, apalagi tidak disebutkan di kesepakatan awal.
Setelah berdebat panjang, rombongan wisatawan ini akhirnya mengalah dengan memberikan lagi uang Rp100 ribu.
Insiden yang terjadi pada Kamis, 19 Desember 2024 ini pun viral dan langsung ditangani oleh pihak kepolisian.
Polsek Cisarua bekerja sama dengan Polsek Megamendung akhirnya berhasil mengamankan terduga pelaku pada Sabtu, 21 Desember 2024.
Kapolsek Cisarua, Kompol Edy Santosa mengungkapkan bahwa terduga pelaku berinisial C telah mengakui perbuatannya tersebut.
“Dia sudah mengakuinya, maka dari itu kami akan melakukan proses hukum lebih lanjut,” tuturnya.
Edy Santosa pun berharap agar masyarakat yang hendak menuju kawasan Puncak untuk tidak menggunakan jasa-jasa serupa.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Siapa? Seorang Ibu Bongkar Sosok Pejabat Bogor yang Lakukan Kekerasan Seksual Pada Keponakannya, Bermula dari Kejanggalan Ini...
Oknum Pejabat Bogor Diduga Lakukan Tindak Asusila pada Keponakannya Sendiri, Tim Pengacara Tegaskan Satu Hal
Suhu 14 Derajat bak di Puncak Bogor, Ada Spot Wisata di Jember untuk Liburan Natal dan Tahun Baru 2025, Harga Tiket Cuma 10 Ribu Rupiah!