Politisi Gerindra ini menadapatkan informasi, jika sudah ada proses survei yang dilakukan ke Pondok Pesantren.
"Jadi bukan cuma sekolah saja, tetapi ponpes juga dapat program ini khususnya yang memilili lembaga pendidikan dan termasuk sekolah di bawah Kemenang juga mendapatkan," tegasnya.
Mengingat waktu yang tinggal sedikit, Halim menambahkan persiapan harus segera dilakukan pasalnya pada awal Januari 2025 program ini sudah bisa berjalan.
Sebagai informasi, Kodam V Brawijaya sudah melakukan simulasi program makan bergizi ini dan ditargetkan ada 3000 penerima di Jember.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
UMK Jember Dirumuskan Naik 6,5 Persen Jadi Rp2,83 Juta, Disnaker: Keputusan Masih Belum Final
Ketua DPC PKB Jember Ayub Desak Bupati Hendy Minta Maaf, Usai Ngomong Honor Guru Ngaji Bakal Naik Jadi Rp2,5 Juta Tahun Depan
Komisi D DPRD Jember Bantah Bakal Ada Kenaikan Honor Guru Ngaji di Tahun 2025, Sunarsi: Kalau Ada Tambahan Dibahas di PAPBD
Kasus PMK Kembali Muncul di Jember, Puluhan Sapi Milik Peternak Terjangkit
Penyakit Mulut dan Kuku Serang Sapi-Sapi di Jember, Komisi B DPRD Jember Minta Dinas Peternakan Segera Lakukan Penanganan
Temukan Praktik Kios Jual Harga Pupuk Bersubsidi di Atas HET, Ketua Komisi B DPRD Jember: Itu Ilegal Harus Disikapi!