"Sekitar 50 atau hampir 100 ekor yang terdampak PMK dan sekarang kita lakukan penanganan," ungkapnya.
Alif menerangkan, jika kalau PMK yang terjadi saat ini dikarenakan efek cuaca dan kandang yang kurang sehat.
"Kita mendapatkan informasi bahwa ada satu sapi yang sudah terkena PMK kemudian mati dan dikubur, beberapa hari kemudian terjangkit ke yang lain serta dampak kematiannya lebih cepat. Ini terjadi di Dusun Mandigu Desa Sidodadi," tuturnya.
Ia menambahkan, saat ini sudah dilakukan penanganan dengan memberikan edukasi dan pemberian obat-obatan agar sapi tidak sampai mati.
Baca Juga: Atap Panggung Ambruk Berujung Pengajian di Blora Jawa Tengah Dibatalkan, Gus Iqdam Buka Suara
"Sampai luka di wilayah mulut rongga mulut hingga hidung, maka kita minta peternak untuk terus memberikan makan agar ada isinya dan diberikan obat-obatan," tambahnya.
Pihaknya membenarkan jika, kasus PMK ini terjadi bagi sapi-sapi yang belum dilakukan proses vaksin.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Usai Sekjen PDI Perjuangan Hasto Dipanggil KPK, Kini Lembaga Antirasuah Bakal Datangkan Yasonna Laoly Soal Kasus Harun Masiku
Di Mana George Sugema Halim, Sekarang? Polisi Telusuri Keberadaan Anak Bos Toko Roti di Cakung yang Aniaya Karyawan
Viral Dokter Yongki AFI Tetap Layani Pasien Meski Selang Infus Masih Menancap di Tangan, Lady Aurellia Wajib Lihat
Ngeri! Detik-Detik Panggung Acara Pengajian Gus Iqdam di Blora Mendadak Ambruk Setelah Diguyur Hujan, Begini Kronologi dan Kondisi Pasca Kejadian
Sempat Kabur, George Sugama Halim, Anak Bos Toko Roti Terduga Pelaku Penganiayaan Akhirnya Ditangkap Polisi
George Sugama Halim Ditangkap, Anak Bos Toko Roti Terancam Hukuman Berapa Tahun? Berikut Pasal yang Menjerat