"Dan gabakalan di copot si spertinya, knapa? Karena sdh berjasa dlm memenangkan pak PS dlm pilpres kmrin. Percaya deh.," komentar warganet.
"Menunggu janji presiden yang sempat bilang dan janji akan jadi pemimpin yang utamakan kepentingan rakyat. Mari kita lihat saja apa reaksi presiden," kata warganet.
"Dan signal kalau pemerintahan Pak @prabowo gak punya taji untuk membela rakyat dan malah mempertahankan orang yang merendahkan rakyat (bahkan tuh orang ngomong kalau biasa seperti itu), ucap warganet.
"Copotlah!! Di Indo tuh jarang banget atau hampir gak ada pejabat yg gentleman sadar diri mundur dari jabatan kalo abis ngelakuin kesalahan atau setelah gagal dalam tugas," ujar warganet.
"Mesti dicopot. Jgn dipertahankan hanya krn ewuh pakewuh dan sdh dibantu di pilpres. Perilaku Miftah tak bisa ditolerir, menghina kaum lemah yg tertatih-tatih mengais rezeki. Tuhan saja mengutuk org seperti itu (Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela [Humazah: 1]," timpal warganet yang lain.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Didesak Masyarakat Mencopot Gus Miftah dari Kedudukan sebagai Utusan Khusus Presiden, Ini Jawaban Gerindra, Sebut Hargai Aspirasi Masyarakat tapi...
Menuai Kontroversi, Inilah Arti Kata Rakyat Jelata yang Dinilai Kurang Pantas Digunakan Juru Bicara Kepresidenan Menanggapi soal Gus Miftah
Sangat Menyayangkan dan Anggap Tak Sesuai Harapan Presiden, Inilah Tanggapan Puan Maharani terhadap Kasus Gus Miftah
Anggota Komisi VIII DPR RI Sebut Perkataan Gus Miftah Merendahkan Penjual Es Teh Termasuk Perundungan Verbal: Pejabat Publik Harus Paham Etika
Heboh Lagi! Gus Miftah Gelar Sholawat dan Ngaji Happy Bareng Penjual Es Teh, Netizen Geram: Niradab Kok...
Berkaca Lewat Hinaan Gus Miftah, Tretan Muslim Ajarkan Cara Ngelawak yang Baik dan Benar: Pemuka Agama Jangan Bawa...