SketsaNusantara.id - Juru bicara kepresidenan, Adita Irawati jadi bulan-bulanan netizen usai soroti kasus Gus Miftah.
Netizen mencibir mantan jubir Kementrian Perhubungan tersebut saat video pernyataannya viral di media sosial.
Video pernyataannya tersebut pun viral dan diunggah beberapa akun X, salah satunya @Heraloebss.
Awalnya tak ada yang aneh dengan pernyataan yang disampaikan Adita Irawati.
Mewakili pihak istana, Adita Irawati menyampaikan penyesalan atas kegaduhan yang disebabkan Gus Miftah.
“Kami dari pihak istana menyesalkan kejadian ini, suatu hal yang sebenarnya tidak perlu terjadi,” ucapnya seperti dikutip SketsaNusantara.id.
Ia pun menyampaikan bahwa kejadian tersebut bertolak belakang dengan sikap Presiden Prabowo yang mempedulikan rakyat kecil.
Sayangnya, Adita Irawati menggunakan kata yang dinilai netizen menyinggung perasaan masyarakat kecil.
"Terlihat sekali kepedulian beliau kepada rakyat kecil, kepada rakyat jelata,” ungkapnya lagi.
Kata rakyat jelata yang dilontarkannya pun menuai cibiran dari netizen.
Artikel Terkait
Usai Diolok-olok, Inilah 3 'Fasilitas' Yang Diberikan Gus Miftah Untuk Penjual Es Teh Sunhaji
Lagi! Oknum Polisi Tembak Pria di Depan Istri dan Anak Hingga Tewas, Cek Kronologi Kelakuan Anggota Polda Lampung
Cek 4 Fakta! Oknum Polisi Lampung Tembak Pria Buntut Tudingan Terlibat Curanmor Hingga Tewas, Proses Hukum Sampai Mana?
Lebih Kurang Ajar! Video Gus Miftah Ejek Sinden Senior Beredar: Saya Bersyukur Ibu Jelek, Kalau Cantik Jadi...
Viral! Presenter Rivana Pratiwi Bikin Istana Ketar-Ketir, Pertanyakan Sikap Gus Miftah yang Minta Maaf pada Penjual Es Teh Usai Ditegur Presiden
Dituding Terlibat Curanmor, Nyawa Pria Ini Melayang Gegara Ditembak Polisi di Depan Anak dan Istri! Begini Respon Pihak Polda Lampung
Meresahkan! 4 Deretan Kasus Penembakan Polisi, Bikin Nyawa Melayang dari Rekan Sejawat Hingga Warga Sipil
Go Internasional! PM Malaysia Anwar Ibrahim Soroti Sikap Gus Miftah yang Hina Penjual Es Teh: Saya Rasa Aneh
Direndahkan dan Dihina Fisiknya, Yati Pesek Beri Gus Miftah Balasan Menohok: Bukan Ustadz? Kyai Juga Bukan Ya?